09 June 2020, 07:23 WIB

Kabupaten Simalungun Kini Miliki Lab Uji Swab Covid-19


Apul Iskandar | Nusantara

KABUPATEN  Simalungun, Sumatra Utara kini memiliki laboratorium  uji swab untuk deteksi Covid-19 dengan Tes Cepat Molekuler (TCM). Laboratorium uji swab tersebut ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. Laboratorium uji swab ini diharapkan akan mempercepat proses pemeriksaan pasien dengan dugaan terpapar Covid-19, sehingga tidak akan terkendala waktu dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Bupati Simalungun JR Saragih usai menyaksikan uji coba pemeriksaan sampel swab menjelaskan dengan adanya laboratorium uji swab tersebut dapat mempercepat pemeriksaan pasien dan penetapan status pasien, sehingga pengobatan pasien akan lebih efektif.

"Kita bersyukur, RS Perdagangan ini telah memiliki alat uji swab. Tadi sudah kita coba periksa hasil swab 2 pasien yang dirawat di sini, dan keduanya hasilnya negatif sehingga sudah diperbolehkan pulang," kata JR Saragih saat meninjau Laboratorium uji swab Covid-19, Senin (8/6).

JR Saragih berharap dengan adanya alat uji swab tersebut akan mempercepat proses pemeriksaan pasien.

"Mulai hari ini alat uji swabnya sudah difungsikan. Tentunya akan lebih cepat untuk mengetahui kondisi pasien, biasanya kita menunggu hasil swab dalam beberapa hari. Sekarang dalam hitungan jam sudah kita ketahui hasilnya," ungkapnya.

Hal senada, Direktur RSUD Perdagangan dr. Maslina Sipayung menjelaskan bahwa alat uji swab ini merupakan mesin pemeriksaan TB-TCM yang dikonversi untuk pemeriksaan Covid-19 dengan Cartridge khusus dan merupakan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan.

"Alatnya merupakan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan untuk percepatan penanganan Covid-19," jelasnya

Usai meninjau laboratorium, JR. Saragih menyaksikan pemulangan dua orang pasien positif Covid-19 yang sudah 20 hari dirawat di RSUD Perdagangan.

"Saya mengapresiasi yang tinggi atas upaya dedikasinya ibu direktur bersama jajaran dokter dan tenaga medis, sehingga pasien sembuh bertambah lagi hari ini. Semoga upaya kita mendapat dukungan dan doa dari masyarakat serta mendapatkan ridho dari Tuhan Yang Maha Besar," ungkapnya.

baca juga: Sekolah di Jabar Dibuka kembali pada 2021

Kedua pasien yang sudah sembuh dan diperbolehkan pulang ini adalah Bunti Siregar,80  warga Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang dan M.Reza, 20 warga Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

"Tadi sudah kita cek kembali untuk pemeriksaan yang kedua dan hasil keduanya negatif. Dengan demikian dua pasien ini dinyatakan sudah sembuh dan diperbolehkan pulang," ujarnya. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT