07 June 2020, 05:18 WIB

Helikopter Milik TNI-AD Jatuh, 4 Perwira Gugur


Cah/AS/Ykb/J-3 | Humaniora

MARKAS Besar TNI-AD langsung menggelar investigasi terkait insiden jatuhnya helikopter Mi-17 di sekitar Kawasan Industri Kendal (KIK), Kendal, Jawa Tengah. Insiden itu menyebabkan 4 prajurit gugur dan 5 lainnya menderita luka serius.

Kepala Dinas Penerangan TNI-AD Brigjen Nefra Firdaus mengatakan musibah jatuhnya heli dengan nomor registrasi HA 5141 diketahui sekitar pukul 13.40 WIB, kemarin. “Penyebab jatuhnya helikopter Mi-17 TNIAD masih dalam proses investigasi,” ujar Nefra.

Menurutnya, heli yang dinyatakan laik terbang membawa sembilan kru untuk melaksanakan misi latihan di Pusat Pendidikan Penerbang TNI-AD, Semarang, Jawa Tengah. Latihan itu merupakan bagian dari program pendidikan calon perwira penerbang.

“Selain itu, misi latihan terbang endurance pertama (sebelum misi ke-2) juga berjalan dengan aman. Sekitar pukul 12.35, helikopter ini melaksanakan misi latihan terbang endurance kedua dengan materi terbang tactical manuver.”

Setelah jatuh, terang Nefra, helikopter Mi-17 itu terbakar dan menyebabkan 4 kru meninggal dunia dan 5 lainnya luka-luka. Korban luka-luka sudah evakuasi ke rumah sakit terdekat.

Korban meninggal ialah Kapten Cpn Kadek, Kapten Cpn Fredi, Kapten Cpn Y Hendro, dan Lettu Cpn Wisnu. Sementara itu, prajurit yang menderita luka serius ialah Lettu Cpn Vira Yudha, Praka Nanang, Praka Rofiq, Praka Supriyanto, dan Praka Andi.

Sejumlah saksi mata mengaku melihat helikopter sempat berputarputar di udara. Armada canggih itu kemudian jatuh menukik dan menimbulkan suara benturan cukup keras disertai percikan api. “Saya kira helikopter itu akan mendarat, tetapi ternyata jatuh. Saya mencoba lari mendekat,” kata Radikjaya Sarwono, pengawas proyek yang kebetulan di lokasi perkara.

Terlihat para petugas datang dan berusaha memadamkan api. Setelah api padam para penumpang yang luka dan meninggal dibawa menggunakan ambulans ke RS Darul Istiqomah Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Johana Satiya Putra, saksi lain, menuturkan ada tiga orang yang melompat keluar untuk menyelamatkan diri. Itu terjadi beberapa detik sebelum helikopter yang mengeluarkan asap jatuh dan meledak.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, kemarin, musibah tersebut menjadi tontonan puluhan orang. Api dan kepulan asap yang membubung
tinggi cukup menarik perhatian para pengendara yang melintas di Jalan Lingkar Kaliwungu.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfi mengaku bergegas ke lokasi bersama sejumlah anggota untuk melakukan penanganan dan investigasi. (Cah/AS/Ykb/J-3)

BERITA TERKAIT