06 June 2020, 09:05 WIB

Masyarakat Diminta Jangan Mudah Termakan Hoax


Wisnu Arto Subari | Ekonomi

MASYARAKAT diminta untuk lebih berhati-hati dalam menerima kabar tertentu.  Mereka sebaiknya tidak langsung menelan bulat-bulat sebuah kabar yang belum tentu kebenarannya sebelum melakukan cek dan ricek.

Hal tersebut diungkapkan Kuasa Hukum Bank Mayapada International Tbk, Yusril Ihza Mahendra dari IHZA & IHZA Law Firm. Ia pun membantah berbagai rumor yang menyebutkan Bank Mayapada menghadapi masalah sehingga tidak mampu membayar dana nasabah.

Baca juga: Kondisi Perbankan Saat Ini Normal Waspada

Menurut Yusril, di masa sulit akibat pandemi covid-19, pemilik Bank Mayapada Dato Sri Tahir justru menambah modal bank itu sebanyak Rp3,75 trilyun pada April lalu  dan akan ditambah lagi Rp750 milyar pada akhir tahun ini. Dengan demikian sehingga seluruhnya berjumlah Rp4,5 trilyun. Dengan tambahan modal sebesar itu, Bank Mayapada benar-benar dalam kondisi normal dan tidak mempunyai masalah apapun dengan nasabah.

Sebagai Kuasa Hukum Bank Mayapada, Yusril memperingatkan siapa saja yang sengaja maupun tidak sengaja menciptakan rumor yang merugikan Bank Mayapada dan industri perbankan nasional pada umumnya serta seluruh para nasabah.

"Kami akan mengambil langkah tegas dengan mempidanakan mereka agar jera dalam menyebar rumor dan hoax," kata Yusril mengakhiri keterangannya.

Bank Mayapada sendiri telah memberikan klarifikasinya dalam keterangan resmi pada 18 Mei lalu. Direktur Utama PT Bank Mayapada Tbk Hariyono Tjahrijadi ketika itu menyatakan bahwa temuan yang bersifat administratif dan operasional yang disebutkan dalam pemberitaan adalah hasil audit pada 2019, dan seluruhnya sudah diselesaikan dengan tenggat waktu, aturan, dan ketentuan yang berlaku. (A-1)

 

BERITA TERKAIT