06 June 2020, 14:15 WIB

Puluhan Rumah di Tapak Tuan Rusak Dihantam Ombak


Amirudin Abdullah Reubee | Nusantara

SEBANYAK 22 unit rumah warga rusak hantam ombak di pesisir Kecamatan Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Hal itu karena sejak sebulan terakhir di perairan Sumudera Hindia terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Dari 22 unit rumah warga yang dihantam ombak laut ita adalah di pesisir pantai Desa Gung Kerambi 12 unit dan lainnya di Desa Hilir. Selain merusakkan dinding, hempasan air riak juga masuk  ke dalam dapur rumah. Bahkan sebagian rumah warga nelayan itu terkikis (abrasi) kontruksi bagian bawah.

Guna menahan ombak, warga memasang karung berisi pasir pada bagian dapur dan belakang rumah. Sayangnya ketika dihantam ombak, hempasan air asin itu juga masuk ke dalam.

"Kami 12 keluarga disini, bergotong royong memasang karung pasir di dapur rumah, tapi air tetap masuk ke dapur. Kadang terjadi ditengah malam buta" ucap Suwardi, warga Desa Gunung Kerambi, Sabtu (6/6).

Menurut warga, abrasi laut di sepanjang pantai setempat sejak lima tahun terakhir. Setiap musim gelombang besar selalu memasuki rumah-ruma di bibir pantai itu. Kondisi paling parah sejak sebulan terakhir, sehingga telah merusakkan dinding dan bagian bawah rumah.

Warga berharap kepada pemerintah untuk membangun pemecah ombak di sepanjang bibir pantai itu. Kalau tidak tertangani dikhawatirkan kerusakan akan melebar lagi sehingga puluhan keluarga harus di evakuasi ke lokasi lain yang lebih aman.

Puluhan keluarga yang tinggal di dekat bibir laut itu adalah warga miskin. Mereka tidak memiliki tanah di lokasi lain yang bisa memindahkan rumah dari tepi laut itu. (OL-13)

Baca Juga: Cegah Abrasi Pesisir Selatan Bangun Pemecah Ombak

 

BERITA TERKAIT