06 June 2020, 13:21 WIB

KPU NTT Jamin Kualitas Pilkada Serentak 2020


Palce Amalo | Nusantara

JURU Bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) Yosafat Koli menjamin kualitas pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020, kendati digelar di tengah pandemi covid-19.

"Kami memastikan proses pilkada tidak asal-asalan, tetapi sesuai standar pemilu karena  integritas penyelenggara harus dijaga," kata Yosafat Koli  di Kupang, Sabtu (6/6).

Menurutnya, KPU RI sudah memutuskan pilkada 2020  digelar pada 9 Desember, akan dijalankan KPU NTT dan sembilan kabupaten yang akan pilkada. Untuk memastikan pilkada berjalan lancar sesuai protokol kesehatan covid-19, KPU RI minta seluruh KPU di daerah mengitung ulang anggaran pilkada.

Yosafat mengatakan hasil hitung ulang kebutuhan anggaran harus diserahkan ke KPU RI paling lambat 8 Juni 2020. Tambahan anggaran itu diharapkan dibiayai oleh pemerintah kabupaten atau anggaran pendapatan dan belanjar negara (APBN). Tambahan anggaran untuk pengadaan alat pelindung diri untuk kebutuhan penyelenggaran pilkada dan pemilih seperti masker, hand sanitizer, sabun dan wadah untuk cuci tangan.

Selain itu, anggaran juga untuk tambahan tempat pemunggutan suara (TPS) baru lantaran KPU membatasi pemilih tiap TPS hanya 500 orang dari aturan sebelumnya 800 orang. 

"TPS ditambah karena yang sudah direncanakan 800 pemilih per TPS turun jadi 500 orang," ujarnya.

baca juga: Kalteng Siap Gelar Pilkada Serentak dan Ikuti Protokol Kesehatan

Sementara itu, tahapan pilkada dijadwalkan dibuka kembali mulai 15 Juni 2020 setelah sebelumnya ditunda karena pandemi covid-19. Saat tahapan dibuka, KPU penyelenggara pilkada akan melanjutkan sejumlah kegiatan antara lain verifikasi syarat dukungan calon perseorangan.

Adapun sembilan kabupaten yang akan menggelar pilkada tahun ini yakni  Sumba Barat, Sumba Timur, Sabu Raijua, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Ngada, Manggarai dan Manggarai Barat. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT