05 June 2020, 20:19 WIB

Kepercayaan Investor Membaik, Aliran Modal Asing Meningkat


M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

BANK Indonesia mencatat aliran modal asing yang masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) terus meningkat. Pada minggu keempat Mei, net inflow di pasar SBN mencapai Rp 7,01 triliun.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan confidence investor terhadap ekonomi Indonesia semakin membaik. Itu tecermin dari aliran modal asing yang masuk ke pasar SBN.

Baca juga: OJK Siapkan Protokol New Normal untuk Sektor Keuangan

"Kami mencatat sejak minggu kedua Mei terus terjadi inflow. Sejak minggu kedua Mei, net inflow SBN Rp 2,97 triliun. Kemudian pada minggu ketiga Rp 6,15 triliun dan turun pada minggu keempat Rp 2,54 triliun. Pada minggu awal Juni menjadi Rp 7,01 triliun," jelas Perry dalam telekonferensi, Jumat (5/6).

"Tentu cadangan (devisa) kita Alhamdulillah meningkat. Nanti akan kami rilis publikasinya. Angkanya lebih tinggi dari akhir bulan lalu," tukas Perry.

Peningkatan cadangan devisa akan berdampak pada nilai tukar rupiah yang terus menguat. Kebutuhan intervensi dikatakannya berkurang, sehingga cadangan devisa terus meningkat.

Baca juga: Putus dengan Aramco, Pertamina Cari Mitra Baru Kilang Cilacap

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah saat ini di bawah Rp 14 ribu per dolar Amerika Serikat (AS). Perry memandang rupiah berpotensi kembali menguat. Pada perdagangan Jumat (5/6), nilai tukar rupiah berkisar Rp 13.998 per dolar AS. Menurutnya, penguatan rupiah dipengaruhi berbagai faktor, baik internal maupun eksternal.

"Faktor yang memengaruhi antara lain, perhitungan inflasi kita rendah, perbedaan subung (suku bunga) tinggi luar dan dalam (negeri), serta premi risiko," pungkasnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT