05 June 2020, 17:50 WIB

Separuh PNS DKI Jakarta Akan Kembali Masuk Kantor


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PEGAWAI negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta bakal menerapkan kebijakan masuk kerja 50% selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Regulasi itu juga mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 58/2020 tentang Sistem Kerja Pegawai ASN dalam Tatanan Normal Baru.

Selama PSBB transisi PND di DKI ASN bekerja ada yang bekerja di kantor atau work from office (WFO) dan sebagian lainya ada yang work from home (WFH).

"Kan mulai Senin (8/6) kantor aktif. SE Menpan RB pun sudah mulai diterapkan untuk seluruh Aparatur Sipil Negara sudah aktif dalam menyesuaikan masa new normal," kata Chaidir saat dihubungi, Jakarta, Jumat (5/6).

J am kerja masuk dan pulang PNS bakal diatur agar tidak terjadi bentrokan satu sama lain. Dalam bekerja pun, para PNS menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Seperti menggunakan masker dan mengecek suhu tubuh.

"Mengikuti protokol Covid-19. Posisinya kedatanganya dan pulang juga dibagi. Tapi ini kami masih merumuskan. Mana yang WFO dan WFH," jelas Chaidir.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan menyatakan satu persatu ada pelonggaran aktivitas dan tempat-tempat diizinkan beroperasi. Perkantoran yang selama ini ditutup, diperbolehkan buka oleh Pemprov DKI Jakarta.

" Perkantoran akan bisa dimulai buka pada Senin tanggal 8 Juni dengan kapasitas 50 persen (pegawai)," jelas Anies dalam video Youtube resmi Pemprov DKI Jakarta, Kamis (4/6). (OL-4)

BERITA TERKAIT