05 June 2020, 13:49 WIB

PSSI Didorong Wajibkan Klub Mainkan Pemain U-20


Akmal Fauzi | Sepak Bola

ASOSIASI Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) meminta PSSI untuk membuat regulasi agar klub Liga 1 dan Liga 2 untuk menggunakan pemain U-20. 

Hal ini dilakukan agar tim nasional U-20 Indonesia akan tampil di Piala Dunia U-20 yang berlangsung tahun 2021 di Tanah Air.

“Kalau memang orientasi ke Piala Dunia U-20, maka andai liga dilanjutkan, setiap tim di Liga 1 wajib menurunkan pemain U-20. Sementara di Liga 2, pemain U-20 harus dioptimalkan dan jika memungkinkan berlaga penuh. Kami telah membicarakan ini dengan PSSI," ujar anggota Komite Eksekutif (Exco) APSSI, Bambang Nurdiansyah dalam konferensi pers, Kamis (4/6).

Bambang menambahkan, regulasi menurunkan pemain U-20 harus dibuat tegas. Klub jangan hanya memberi sedikit menit untuk para pemain tersebut, hanya sebatas formalitas regulasi.

“Kami juga mengusulkan, kalau ada pergantian pemain, yang masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti juga pemain muda. Kami sudah mendorong itu ke PSSI," jelasnya.

Baca juga: Semifinal Coppa Jadi Laga Pembuka Sepak Bola Italia

Sementara itu, Ketua APSSI Yeyen Tumena, menyebut PSSI menerima masukan soal regulasi pemain U-20 tersebut. PSSI, kata Yeyen, masih menggodok regulasi tersebut.

"PSSI membentuk bentuk tim untuk menentukan regulasi tersebut yang terdiri dari perwakilan komite kompetisi PSSI, direktur teknik PSSI, operator PT Liga Indonesia Baru dan APSSI," kata Yeyen.

Pada Liga 1 2017, PSSI pernah membuat regulasi untuk setiap klub wajib memainkan pemain U-22 pada setiap pertandingan, demi memenuhi kebutuhan timnas Indonesia yang bakal tampil pada Asian Games 2018 di Indonesia. (A-2)

 

 

BERITA TERKAIT