04 June 2020, 21:30 WIB

Covid-19: Pasar Panjalu dan Puskesmas Panumbangan Ciamis Ditutup


Adi Kristiadi | Nusantara

PASAR Panjalu dan Puskesmas Panumbangan Kabupaten Ciamis ditutup sementara. Penutupan tersebut terkait temuan pasangan suami istri yang terkonfirmasi positif Covid-19 melalui tes swab.

Sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis, menggelar rapid rest dan tes swab massal di Pasar Panjalu. Hasilnya, ditemukan pasangan suami istri (pasutri) terkonfirmasi positif Covid-19, yang berasal dari Kecamatan Panumbangan. Suaminya pedagang di Pasar Panjalu, istrinya bidan di Puskesmas Panumbangan.

"Karema suaminya pedagang di Pasar Panjalu dan istrinya bidan di Puskesmas Panumbangan, maka kedua tempat tersebut ditutup sementara. Penutupan ini untuk mencegah penyebaran  virus korona," ujar Juru bicara gugus tugas Covid-19 yang juga Kadis Kesehatan, Kabupaten Ciamis, Bayu, Kamis (4/6).

Baca Juga: Kasus Harian Covid-19 di Arab Saudi Melonjak

Pasutri tersebut, jelas Bayu, tidak mendapat perawatan khusus di rumah sakit. Mereka hanya melakukan isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan dari petugas Dinkes Kabupaten Ciamis. Pasutri tersebut ditetapkan sebagai orang tanpa gejala (OTG).

"Pasar Panjalu dan Puskesmas Panambang ditutup sementara selama tiga hari. Kami akan melakukan penyemprotan desinfektan," ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Ciamis menggelar rapid test dan tes swab di Pasar Sindangkasih, Cikoneng merupakan program mentracking dan melihat kemungkinan penyebaran virus. Namun, dari hasil pemeriksaan di Pasar Panjalu ditemukan pasutri tersebut dengan hasil tes swab positif.

"Kabupaten Ciamis terus melakukan rapid test dan tes swab. Ditargetkan 6.000 sample setiap lokasi sampai program kegiatan menuju kenormalan baru," ujar dia.

Kondisi Kabupaten Ciamis per Kamis (4/6) tercatat kedatangan pemudik dari zona merah sebanyak 47.906 orang, pasien positif Covid-19 sebanyak delapan orang, lima diantaranya sembuh dan tiga isolasi mandiri. (OL-13)

Baca Juga: Masa PSBB Transisi, Kesadaran Bersama Masyarakat Jadi Kunci

BERITA TERKAIT