04 June 2020, 21:09 WIB

Masa PSBB Transisi, Kesadaran Bersama Masyarakat Jadi Kunci


Thomas Harming Suwarta | Humaniora

MEMASUKI masa kenormalan baru di tengah perang melawan virus korona atau covid-19, masyarakat diminta bersama-sama memiliki kesadaran untuk mematuhi semua protokol yang sudah diatur pemerintah. Karena dengan kekompakan dan kerja sama seluruh masyarakat, maka upaya pencegahan penyebaran covid-19 bisa semakin efektif.

Baca juga: Indonesia Dinilai Tidak Siap Terapkan Herd Immunity

"Artinya kita harus punya kesadaran yang sama. Tidak bisa hanya satu atau dua orang saja yang punya kepatuhan menjalankan protokol kesehatan sementara yang lain tidak. Karena itu menyebabkan penularan tetap terjadi," kata dokter Hilda Mellisa dalam diskusi di Instagram Media Indonesia, @mediaindonesia, Kamis (4/6).

Baca juga: Kemendikbud bakal Sederhanakan Kurikulum dan Modul Belajar

Hilda menambahkan, menghadapi kenormalan baru yang diawali dengan masa transisi, masyarakat harus mematuhi panduan atau arahan pemerintah seperti pola hidup sehat, sering mencuci tangan, menggunakan masker saat kelur rumah, jaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Dan ini semua harus kompak. Tidak bisa satu pakai masker dan yang lain tidak. Karena intinya di masa kenormalan baru adalah kita dituntut uuntuk tetap efektif tetapi sekaligus terhindar dari penularan covid-19," jelas Hilda

Baca juga: Luar Biasa! Jokowi Targetkan Pengujian Spesimen 20.000 per Hari

Beberapa hal praktis dianjurkan Hilda antara lain terkait manfaat berjemur matahari sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh. Khusus di Indonesia, kata dia, waktu efektif menyerap sinar mataharai adalah pada pukul 09.00 - 11.00. Bukan hanya itu, Hilda juga sangat menganjurkan penggunaan msker kain. (X-15)

BERITA TERKAIT