04 June 2020, 19:34 WIB

Korban Prank Sepakat Berdamai, Ferdian Paleka Dibebaskan


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Nusantara

POLISI telah menghentikan kasus video prank bantuan sembako yang dilakukan tersangka Ferdian Paleka, M. Aidil dan Tubagus Fahddinar kepada sejumlah transpuan. Kasus diberhentikan lantaran pelapor sepakat berdamai dengan tersangka.

"Tersangka telah berdamai dan pelapor mencabut pelaporan kasusnya sejak Minggu lalu, tutur Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Galih Indragiri, Kamis (4/6).

Pencabutan laporan tersebut membuat ketiga tersangka keluar dari tahanan dan menghentikan perkara. Hal itu lantaran pasal yang dikenakan kepada Ferdian dan dua tersangka lainnya merupakan delik aduan.

Baca juga : Bupati Pasuruan Apresiasi Bantuan 2 Unit Ventilator dan APD

"Pencabutan itu menjadi dasar kami mengeluarkan para tahanan," ucapnya.

Perlu diketahui, arena kasus ini menerapkan UU ITE Pasal 45 ayat 3 yanh merupakan termasuk dalam delik aduan. Sebelumnya, Ferdian dan kedua rekannya melakukan aksi tak terpuji karena membuat video memberikan bantuan sosial (bansos) berisi sampah kepada sejumlah transpuan di Bandung.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 45 Ayat 3 UU ITE tentang penghinaanatau pencemaran nama baik melalui informasi elektronik. Polisi turut menerapkan dua pasal tambahan, yakni Pasal 36 dan Pasal 51 Ayat 2 UU ITE  dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan denda maksimal Rp12 miliar. (OL-7)

BERITA TERKAIT