04 June 2020, 13:54 WIB

BMKG: Potensi Gelombang Tinggi & Rob di Perairan Utara Jawa


Ferdian Ananda Majni | Nusantara

PEKAN terakhir bulan Mei, wilayah pesisir barat Sumatra bagian selatan dan pesisir selatan Jawa hingga NTT terdampak limpasan air laut yang masuk ke daratan atau dikenal juga dengan banjir pesisir (Rob).

Hal tersebut sesuai dengan peringatan dini yang telah dikeluarkan oleh BMKG. Plt. Deputi Bidang Meteorologi Herizal mengatakan rob berdampak signifikan dipicu kombinasi antara periode pasang air laut akibat pengaruh fase bulan mati bersamaan dengan adanya rambatan gelombang tinggi dari Samudera Hindia.

"Pada awal Juni ini, potensi Rob diperkirakan akan kembali terjadi khususnya untuk Perairan Utara Jawa," kata Herizal, Kamis (4/6).

Potensi itu disebabkan oleh kondisi pasang air laut yang cukup tinggi di beberapa wilayah Indonesia akibat fase bulan purnama (full moon/spring tide).

Selain dari faktor astronomis tersebut, ujar Herizal, terdapat faktor meteorologis berupa potensi gelombang tinggi yang diprakirakan terjadi mencapai 2,5 meter hingga 4,0 meter di Laut Jawa yang dibangkitkan oleh embusan angin kuat dan persisten mencapai kecepatan hingga 25 knot (46 km/jam).

"Kondisi itu ikut berperan terhadap peningkatan kenaikan tinggi muka air laut yang terjadi di Perairan Utara Jawa," sebutnya.

Baca juga: Gelombang Tinggi dan Rob Kembali Terjang Pantura Jateng

Herizal menjelaskan secara klimatologis, tinggi muka air laut pada bulan Mei dan Juni di Perairan Indonesia umumnya berada di atas tinggi muka laut rata-rata (mean sea level, MSL).

Oleh karena itu, potensi gelombang tinggi di Laut Jawa dan rob di Pesisir Utara Jawa diperkirakan akan berlangsung hingga Sabtu (6/6) dan memiliki kecenderungan menurun seiring dengan penurunan kecepatan angin.

"Masyarakat terutama yang bermata pencaharian dan beraktivitas di pesisir atau pelabuhan diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan upaya mitigasi terhadap potensi bencana rob terutama untuk daerah-daerah pantai berelevasi rendah seperti Pesisir utara Jakarta, Pekalongan, Cirebon, dan Semarang," pungkasnya.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG senantiasa membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:

- call center 021-4246321

- http://www.bmkg.go.id; maritim.bmkg.go.id;

- aplikasi iOS dan android "Info BMKG";

- atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.(OL-5)

BERITA TERKAIT