04 June 2020, 13:51 WIB

Warga Di RW Zona Merah Akan Terima Bansos Khusus


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengidentifikasi ada 66 RW yang masih berstatus zona merah karena masih memiliki kasus positif covid-19. Pemprov DKI Jakarta pun mengawasi secara ketat dengan beberapa kebijakan pengendalian di lokasi-lokasi tersebut.

"Kegiatan dan pergerakan warga akan diawasi. Wali kota yang akan mengatur sesuai karakteristik masing-masing," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (4/6).

Anies menegaskan aktivitas ekonomi di wilayah dengan zona merah dibatasi. Untuk membantu warga yang terdampak ekonominya karena pengendalian dan pengawasan ketat di 66 RW ini, Pemprov DKI akan memberikan bantuan sosial khusus.

"Masih ada pekerjaan rumah. Beberapa lokasi yang perlu mendapat perhatian, tempat-tempat ini nantinya kita akan melakukan kegiatan pemantauan pengetesan dan pemberian bansos khusus bagi wilayah yang berada di dalam status pengawasan ketat," tutur Anies.

Namun, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu belum merinci bentuk dan nilai bansos yang akan diterima warga serta waktu pendistribusiannya.

Sebelumnya, selama masa PSBB tahap 1, 2 dan 3, Pemprov DKI juga telah menyalurkan bansos berupa paket sembako. Pada PSBB tahap 1 yang berlangsung pada 9-23 April, bansos diberikan pada 1,2 juta KK yang terdampak covid-19 dengan nilai paket sembako Rp149ribu.

Bansos juga diberikan menjelang akhir PSBB tahap 2 dan awal PSBB tahap 3 yakni pada 10 Mei dengan nilai bansos naik sebesar Rp275ribu.

Sementara itu, Anies hari ini juga memperpanjang status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan sekaligus menetapkannya sebagai masa transisi. Masa transisi ini memiliki empat termin waktu bagi pembukaan sektor-sektor yang sebelumnya dibatasi ketat atau dilarang berkegiatan hingga akhir Juni.

"Evaluasi akan dilakukan di akhir Juni. Tidak menutup kemungkinan selama masa transisi ada pelanggaran atau lonjakan kasus di suatu tempat, kita hentikan total kegiatan di tempat itu dan kita tutup," ungkapnya.(J-1)

BERITA TERKAIT