04 June 2020, 12:50 WIB

BPBD: 9 Titik di Jakarta Alami Potensi Pergerakan Tanah Menengah


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut ada sembilan titik di wilayah Ibu Kota yang mengalami potensi pergerakan tanah dengan kualifikasi menengah.

Ada dua wilayah yang disebutkan oleh BPBD, yakni di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Pergerakan tanah menengah pada zona itu dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal. Biasanya pada daerah ini berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau lereng jika mengalami gangguan.

Untuk pergerakan tanah kualifikasi tinggi, maka pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

Baca juga:  Tidak Ada Lantai Dansa saat Kenormalan Baru

Adapun wilayah Jakarta Selatan yang rawan pergerakan tanah adalah di Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan. Lalu, wilayah yang rawan di Jakarta Timur adalah di Kramat Jati dan Pasar Rebo.

Oleh karena itu, warga yang berdomisili di kawasan tersebut diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan. Bila curah hujan tinggi, disarankan untuk segera pindah sementara ke lokasi lain. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT