04 June 2020, 05:25 WIB

Ogah Rapid Test, Pedagang Pasar Taman Sidoarjo Dijemput Paksa


Heri Susetyo | Nusantara

SEJUMLAH pedagang di Pasar Taman Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur menolak mengikuti rapid test yang dilakukan Dinas Kesehatan kabupaten setempat, Rabu (3/6). Akibatnya, mereka dijemput paksa oleh petugas dari TNI dan Polri untuk menjalani rapid test massal.

Rapid test massal pedagang Pasar Taman dilakukan karena ada puluhan warga desa dekat pasar yang positif Covid-19. Rapid test dilakukan untuk antisipasi agar tidak ada penyebaran Covid-19 di area pasar.

Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo Kombes Sumardji memaklumi apabila ada pedagang menolak ikut rapid test. Hal itu dinilai Sumardji wajar karena kemungkinan ada di antara mereka secara psikis takut mengikuti rapid test.

"Namun saya meminta kesadaran pedagang bahwa kegiatan ini dilakukan untuk kepentingan bersama demi memutus penyebaran C-19," kata Sumardji.

Di dekat Pasar Taman ini sendiri ada Desa Wonocolo yang 25 warganya positif covid-19. Bahkan ada lima warga meninggal dunia dengan status positif dan pasien dalam pengawasan.

Hingga rapid test massal selesai dilakukan hanya 140 pedagang yang bersedia mengikuti. Hasilnya, ada sejumlah pedagang kurang dari 10 orang yang menunjukkan reaktif. Mereka yang hasilnya reaktif diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. (R-1)

BERITA TERKAIT