04 June 2020, 04:05 WIB

Dua Petani di Poso Tewas Tertembak


M Taufan SP Bustan | Nusantara

DUA petani tewas di perkebunan kopi Kilometer Delapan Dusun Gayatri, Desa Maranda, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Sulawesi Tengah, Selasa (2/6) lalu . Diduga keduanya menjadi korban salah tembak tim Satgas Operasi Tinombala di Poso, Sulawesi Tengah.

Dua warga yang tewas tersebut adalah Firman, 17, dan Syarifudding, 25. Keduanya mengalami beberapa luka tembak di tubuh. Jenazah kedua korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga di Dusun Sipatuo, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto yang dikonfirmasi terkait peristiwa itu mengatakan hingga saat ini pihaknya sudah
melakukan penyelidikan. Selain sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi juga melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi yang ada saat penembakan terjadi.

"Untuk sementara tim dari Polda Sulteng dan Polres Poso sementara bekerja melakukan penyelidikan dengan melakukan olah TKP dan mengumpulkan bahan keterangan," terangnya di Palu, Rabu (3/6).

Menurut Didik, semua pihak diminta untuk tidak membuat kesimpulan dan menciptakan opini negatif sebelum adanya hasil penyelidikan. Ia pun meminta, semua pihak khususnya kepada teman-teman media untuk bersabar. "Bersabar dulu lah, kita belum bisa memberikan kesimpulan karena tim masih bekerja di lapangan," tandasnya.

Informasi yang dihimpun Media Indonesia menyebutkan, Firman dan Syarifudding bersama empat petani lainnya berangkat ke kebun mereka memanen kopi hingga siang hari. Setelah beristirahat makan, mereka hendak pulang ke rumah di Dusun Sipatuo. Karena hujan turun, keenam orang tersebut berteduh di rumah kebun sambil.

Saat menunggu hujan redah itu, tiba-tiba terdengar rentetan tembakan yang langsung mengenai kedua korban. Syarifudding tewas di tempat setelah terkena peluru di bagian dada. Sedangkan Firman masih sempat dievakuasi, namun karena luka tambak di bagian leher membuat nyawa Firman tidak bisa diselamatkan. (R-1)

 

BERITA TERKAIT