03 June 2020, 14:46 WIB

​​​​​​​Pertumbuhan Ekonomi 2020 di Bawah 2,3%, Tapi tidak Negatif


Andhika Prasetyo | Ekonomi

PEMERINTAH memprediksi pertumbuhan ekonomi 2020 akan berada di bawah 2,3% namun tidak sampai menyentuh zona negatif.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa tahun ini sangat berat karena munculnya pandemi covid-19.

"Untuk mencapai 2,3% saja akan berat. Pertumbuhan di kuartal kedua akan sangat turun karena penerapan PSBB yang meluas ke banyak daerah," tuturnya di Jakarta, Rabu (3/6).

Baca juga: Defisit Anggaran Jadi Rp1.039,2 Triliun, Ini Paparan Sri Mulyani

Pemerintah berharap, pada kuartal ketiga dan keempat roda perekonomian sudah bisa perlahan-perlahan bergerak sehingga ada kekuatan yang cukup untuk memperbaiki situasi.

Oleh karena itu, pemerintah berupaya untuk menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional secara cepat dan tepat. Dana sebesar Rp677,2 triliun pun telah disiapkan untuk memenuhi dukungan di sektor kesehatan, bantuan sosial dan perekonomian. (A-2)

BERITA TERKAIT