03 June 2020, 13:50 WIB

New Normal, Warga Dilarang Bicara atau Telepon di dalam LRT


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Pihak transportasi light rail transit (LRT) Jakarta meminta warga tidak melakukan kontak fisik secara langsung selama di dalam kereta. Pasalnya transportasi umum itu bakal dibuka kembali saat kebijakan kenormalan baru diterapkan di Ibu Kota.

"Setiap penumpang dilarang untuk berbicara dan menelepon selama perjalanan dalam gerbong kereta," ujar General Manager Corporate Secretary LRT Jakarta Bintang Kemal H, Rabu (3/6).

Upaya tersebut sebagai bentuk mematuhi penerapan protokol kesehatan covid-19, yakni dengan menjaga jarak saat berada di dalam transportasi umum.

Bintang juga menegaskan penumpang wajib menggunakan masker di dalam kereta LRT.

Baca juga: Dari 49 Ribu Lebih Permohonan SIKM, 76,9% Ditolak

Selain itu, PT LRT bakal meniadakan kontak fisik ketika warga naik kereta tersebut.

"Warga juga tidak perlu menekan langsung tombol lift dengan tangan. LRT Jakarta menyediakan pedal kaki atau footswitch di tiap-tiap stasiun," tukasnya.

Saat kenormalan baru, kata Bintang, keberangkatan kereta atau headway menjadi 20 menit sekali tiap hari kerja dan 30 menit sekali tiap weekend.

Selain itu, PT LRT bakal menyediakan 84 kereta KRL saat hari biasa dan 56 kereta saat Sabtu-Minggu.

"Jam operasional kereta LRT pun dimulai dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB dari 5 Juni hingga 18 Juni," pungkasnya. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT