03 June 2020, 13:33 WIB

Hotel dan Restoran di Babel Bersiap Menuju Era New Normal


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

SEMUA sektor usaha di Provinsi Bangka Belitung (Babel) kini mulai bersiap menuju kenormalan baru atau new normal, untuk kembali menggeliatkan roda perekonomian di tengah pandemi covid-19. Salah satu sektor yang mempersiapkan diri menuju new normal adalah hotel dan restoran di Provinsi Bangka Belitung. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Seluruh Indonesia (PHRI) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Bambang Patijaya mengatakan dampak pandemi covid-19 ada 45 hotel dan 20 restoran di Babel menutup usahanya.

"Per April kemarin laporan kekita ada 45 hotel dan 20 restoran yang tutup," kata Bambang, Rabu (3/6).

Dengan tutup hotel dan restoran ini, menurut Bambang berdampak terhadap dirumahkanya 2.850 pekerja dan belum lagi yang di-PHK. 

"Kita benar-benar terpukul, pendapat restoran dan hotel tidak ada, begitu pula dengan karyawan yang dirumahkan," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut. Maka lanjutnya seluruh anggora PHRI baru bangkit dari keterpurukan ini, dengan mempersiapkan kembali hotel dan restoran secara New normal dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Untuk persiapkan new normal ini, kita adakan Webinar dengan menghadirkan narasumber seperti Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan,Jubir Covid-19 Babel Andi Budi prayitno dan Ketum BPP PHRI Haryadi Sukamdani,"ujarnya.

Sementara, Gubernur Provinsi Babel. Erzaldi Rosman Djohan mengatakan mempersilahkan hotel dan restoran kembali membuka usahanya dengan kenormalan baru asalkan menerapkan protokol kesehatan covid-19.

baca juga: Gubernur Sumut Minta Masukan Pakar Terapkan New Normal

"New normal hotel dan restoran silahkan yang penting disiplin seperti jaga jarak, gunakan masker, sarung tangan, cuci tangan dan ingat harus selalu disemprot dengan disinfektan," kata Erzaldi saat sosialisasi protokol kesehatan covid-19 kemarin.

Bagi hotel dan restoran yang tidak menerapkan protokol kesehatan akan diberikan sanksi teguran hingga tiga kali, jika masih melanggar akan ditutup.(OL-3)


 

BERITA TERKAIT