03 June 2020, 12:25 WIB

Demonstrasi di AS Menyebar ke Australia


Nur Aivanni | Internasional

RIBUAN orang turun ke jalan-jalan di Australia pada Selasa (2/6) malam menunjukkan solidaritas terkait demonstrasi yang terjadi di Amerika Serikat atas kekerasan polisi terhadap kaum minoritas.

Mereka berjalan melintasi Sydney sembari meneriakkan slogan-slogan yang sama dengan yang disuarakan di Amerika Serikat, seperti 'I Can't Breathe'.

Mereka pun membawa agenda terkait dengan perlakuan kepolisian. Banyak bendera Aborigin yang berkibar, sebagai bentuk pengakuan atas tingginya tingkat penahanan dan kematian warga pribumi dalam tahanan.

Baca juga: Ikut Berlutut, Cara Polisi AS Tenangkan Demonstran

Demonstrasi berjalan damai dan mereka hadir dengan mengenakan masker untuk mencegah penyebaran covid-19.

"Berapa banyak kematian dalam tahanan yang kita miliki dan berapa banyak polisi yang membela kita?" kata penduduk asli Gadigal, Tristan Field, seperti dikutip dari Bernama, Rabu (3/6).

"Kami membutuhkan perubahan besar saat ini, kami harus menghentikan orang kulit hitam sekarat di negara ini dan di seluruh dunia karena itu tidak adil," ujarnya.

Protes lokal itu terjadi hanya beberapa jam setelah adanya video yang viral memperlihatkan seorang remaja pribumi dipukul oleh polisi di negara bagian New South Wales (NSW). Polisi pun sedang menyelidiki insiden itu.(Bernama/OL-5)

BERITA TERKAIT