03 June 2020, 12:05 WIB

Kota Semarang Tambah Klaster Baru Covid-19


Akhmad Safuan | Nusantara

HASIL pelacakan dan rapid test yang dilancarkan Tim Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Semarang ditemukan klaster baru serta terjadi lonjakan jumlah kasus korona di ibukota Jawa Tengah. Hingga Pekan keempat Mei lalu di Kota Semarang jumlah pasien covid masih sekitar 47 orang. Namun memasuki Juni terus melonjak hingga kini telah mencapai 128 orang dengan 124 orang dalam perawatan intensif di beberapa rumah sakit rujukan dan 4 orang mengalami perbaikan klinis.

"Lonjakan pasien covid tersebut itu terjadi setelah secara intensif dilakukan rapid test secara massal kemydisn dilanjutkan swab test serta hasil pelacakan tim penanggulangan covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam.

Wali Kota Semarag Hendrar Prihadi mengatakan berdasarkan hasil rapid test massal yang dilakukan di berbagai wilayah publik dan pelacakan untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 dalam beberapa hari ini, ditemukan klaster baru di Kota Semarang.

Klaster baru di Kota Semarang yang dimaksud Hendrar Prihadi yakni Pasar Prembaen, Pasar Jati-Banyumanik, Pasar Karimata (Pasar Burung), Rusun Kaligawe dan perbankan tersebut menjadi perhatian khusus. Selain terus dilakukan pelacakan juga dilakukan penanganan secara intensif terhadap pasien.

Bahkan hasil pemeriksaan tersebut, lanjut Hendrar, ada tiga pejabat di Pemkot Semarang yakni kepala dinas, camat dan sekretaris camat positif covid-19. 

"Kita menduga ketigannya terkena korona terkait dengan tugasnya saat penanganan covid tersebut," imbuhnya.

baca juga: Dua Perangkat Desa Potong Dana Bantuan Covid-19

Menyinggung tentang kenormalan baru, menurut Hendrar Prihadi dengan melihat kondisi ini masih dilakukan pertimbangan kembali karena bertambahnya jumlah kasus covid-19. Bahkan dimungkinkan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) yang direncanakan berakhir pada Minggu (7/6) akan diperpanjang lagi. (Akhmad Safuan/AS)

BERITA TERKAIT