03 June 2020, 11:42 WIB

​​​​​​​Tersangka Ruslan Buton Ajukan Praperadilan


Sri Utami | Politik dan Hukum

KADIV Humas Polri Irjen Argo Yuwono memersilahkan tersangka Ruslan Buton mengajukan praperadilan terkait kasus yang yang menjeratnya saat ini. 

"Silahkan karena itu hak tersangka yang diarur dalam KUHAP," ujarnya, Rabu (3/6).

Menurut Argo pengajuan tersebut akan diuji dalam sidang peradilan terkait penyidikannya. Hal tersebut telah dijamin oleh undang-undang untuk menempuh langkah tersebut. 

"Nanti diuji di sidang praperadilan tentang proses penyidikannya secara rinci penetapan tersangka kepada yang bersangkutan," ungkapnya. 

Tersangka Ruslan Buton mendaftarkan gugatan praperadilan atas status tersangkanya karena kasus surat terbuka yang meminta Presiden Joko Widodo mundur sebagai presiden. 

Baca juga: Jejak Ruslan Buton, Salah Satu Pelaku Pembunuhan Petani Cengkeh

Hal tersebut dibenarkan kuasa hukum Ruslan,Tonin Tachta Singarimbun yang mendaftarkan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Nomor 62 praperadilan Ruslan Buton terdaftar," ucapnya. 

Ruslan Buton ditangkap aparat Polri dan TNI di kediamannya di Desa Wabula I, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton Kalimantan Tengah.  

Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara ini dijerat dengan Pasal 14 ayat (1) dan (2) dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana yang dilapis dengan Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana 6 tahun dan atau Pasal 207 KUHP, dapat dipidana dengan ancaman penjara dua tahun. (A-2)

BERITA TERKAIT