03 June 2020, 11:13 WIB

Pemuda Diminta Jadi Motor Kenormalan Baru


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak seluruh pemuda Indonesia berperan aktif dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di tanah air. Seluruh pemuda dimana pun berada harus menjadi motor dalam pelaksanaan kenormalan baru. Demikian pesan Lestari Moerdijat dalam diskusi online yang diselenggarakan PP Pemuda Muhammadyah, bertema Menemukan Jalan Baru untuk Ekonomi Indonesia, Selasa (2/6).

Diskusi yang dimoderatori Ketua Ekonomi dan Kewirausahaan PP Pemuda Muhammadiyah, Horo Wahyudi itu diikuti 94 anggota PP Pemuda Muhammadiyah dari berbagai daerah dan menghadirkan narasumber Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dan Ketua Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat PP Pemuda Muhammadiyah, Dr Iu Rusliana. Rerie sapaan akrab Lestari berpendapat, pada masa kenormalan baru setidaknya ada perubahan yang terjadi, yakni gaya hidup tinggal di rumah sehingga bekerja dan bermain dilakukan di rumah.

Di era kenormalan baru di masa pandemi, menurut Rerie, pokok bahasan kembali pada hal-hal mendasar seperti makan bergizi, kesehatan dan keamanan. 

"Manusia harus peka dengan apa yang dimakannya," kata Rerie.

Perubahan lain peningkatan daya guna teknologi dan internet sebagai konsekuensi menjaga jarak. Selain itu, tambah Legislator Partai NasDem itu, di masa pandemi Covid-19 ini juga melahirkan jiwa gotong-royong untuk menolong masyarakat terdampak wabah.

"Untuk menjalankan aktivitas di tengah penerapan kenormalan baru di tanah air, kedisplinan dan kemandirian menjadi kunci utama," ujar Wakil Ketua MPR RI bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah itu.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto mengungkapkan, pada masa pandemi Covid-19, PP Pemuda Muhammadyah merasa penting untuk menginisiasi langkah membangun ekonomi sebagai salah satu prioritas. 

Karena menurut Cak Nanto sapaan akrab Sunanto, dalam mengatasi wabah Covid-19 tidak semata mengatasi masalah dari sisi kesehatan. Lebih dari itu, tambah dia, penanggulangan masalah ekonomi, karena di era kenormalan baru masyarakat membutuhkan kemandirian.

Bendahara Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Zaedi Basiturozzak menilai dalam upaya penanggulangan Covid-19 sudah banyak perilaku sosial masyarakat dan pemerintah dalam merespons kondisi tersebut dari sisi kesehatan.

"Dari sisi dampak terhadap ekonomi, kita harus bisa memberi gambaran bahwa ekonomi kita tidak bisa kembali 100 persen seperti semula. Jadi masih banyak tantangan ekonomi di masa datang," ujar Zaedi.

Salah satunya, tambah Zaedi, membangkitkan kembali UMKM yang terdampak akibat pandemi Covid-19. 

baca juga: Kebijakan Melalui Tahapan Ketat

Ketua Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat PP Pemuda Muhammadiyah, Dr Iu Rusliana berpendapat pada kondisi yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, para pelaku ekonomi harus banyak melahirkan terobosan dan inovasi.

"Salah satunya bagaimana mengubah upaya menjual secara konvensional menjadi online," kata Iu Rusliana.

BERITA TERKAIT