03 June 2020, 11:00 WIB

Mal dan Kafe di DKI Dibuka Lebih Dahulu Dibanding Tempat Hiburan


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Jelang kenormalan baru atau new normal, tempat hiburan lain bakal dibuka kembali oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta. Mal-mal di Ibu Kota dan tempat makan atau kafe bakal dibuka terlebih dahulu dibandingkan tempat hiburan lain.

"Iya (mal dan kafe buka dulu). Intinya, tempat hiburan apapun harus menerapkan protokol covid-19 itu untuk menjaga penyebaran virus itu," kata Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia, Jakarta, Rabu (3/6).

Untuk pembukaan mal di Jakarta, Cucu menegaskan pihaknya belum memastikan apakah pada Jumat 5 Juni mendatang sudah dibuka kembali atau tidak.

Dinas Parekraf DKI melibatkan asosiasi atau pelaku industri untuk membahas penerapannya seperti apa yang bakal diberlakukan saat tempat hiburan, yaitu tempat karoke, panti pijat, museum, dan lainnya dibuka lagi.

Baca juga: PDIP: Jangan Artikan New Normal Kebebasan, Bisa Fatal

"Kami lagi susun protokol covid-19 seperti apa. Ketika dibuka masih ada pembatasan. Misalnya dari sisi kapasitas jam buka tutupnya, terus usia karyawan atau pengunjung yang berisiko. Nah, ini masih kita bahas bersama," jelas Cucu.

Dalam acuan protokol kesehatan covid-19 di tempat hiburan itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal mengacu pada ketentuan WHO. Cucu menilai pembukaan kembali tempat pariwisata dan lainnya berisiko membuat kerumunan warga yang berakibat pada penambahan kasus virus covid-19.

"Yang jelas itu pasti fasenya terakhir tempat hiburan dibuka kembali, karena itu berisiko tinggi. Maksudnya risiko penyebaran virusnya itu tinggi banget. Kapan mulai beroperasi bukan dari kami, tapi dari Tim Gugus Covid-19. Nanti jika dirasa sudah aman, baru boleh dibuka," pungkas Cucu. (OL-14)

BERITA TERKAIT