02 June 2020, 19:35 WIB

Industri Daur Ulang Plastik di Indonesia Makin Menjanjikan


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

INDUSTRI daur ulang plastik di Indonesia sebagai salah satu upaya untuk mengurangi timbunan sampah plastik di Indonesia menunjukkan tren yang positif dan menjanjikan. Hal itu ditandai dengan pembangunan fasilitas daur ulang hasil kerja sama Coca Cola Amatil Indonesia dengan Dynapack Asia yang ditandatangani beberapa waktu lalu.

Kehadiran pabrik itu melengkapi fasilitas serupa yang sebelumnya ada di Indonesia yang merupakan hasil kerja sama Danone-Aqua dengan Veolia, perusahaan asal Prancis lewat fasilitas daur ulang plastik berkapasitas 25 ribu ton per tahun.

Baik pabrik Veolia maupun Dynapack akan memiliki mesin modern yang mampu mengolah kemasan botol PET bekas menjadi botol PET daur ulang yang aman sebagai kemasan produk makanan atau minuman (rPET). Botol kemasan plastik hasil daur ulang Veolia digunakan untuk kemasan air minum Aqua, sementara botol hasil daur ulang Dynapack akan diserap oleh CCAI sebagai pengguna utamanya.

Tahun lalu, Danone-AQUA telah meluncurkan produk AQUA Life menggunakan botol  pertama di Indonesia yang terbuat dari 100 persen PET daur ulang.

"Kemitraan dengan Veolia Indonesia tidak hanya membantu meningkatkan upaya daur ulang tetapi juga untuk memastikan bahwa kemasan 100 persen PET daur ulang kami yang inovatif akan mendapatkan pasokan bahan baku yang cukup di masa mendatang" jelas Corine Tap, Presiden Director Tirta Invetama (Danone-Aqua )dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga : Hutama Karya Mulai Sosialisasikan New Normal di Ruas Tol

Fasilitas dur ulang itu diharapkan membantu target pemerintah Indonesia dalam mengurangi polusi sampah plastik dilautan sebesar 70% tahun 2025. Bahkan Indonesia baru saja meluncurkan program National Plastic Action Partnership (NPAP) yang mempunyai target lebih ambisius lagi yaitu menekan sampah plastik hingga mendekati nol pada 2040.

Sebenarnya industri daur ulang khususnya botol PET sudah berkembang di Indonesia sejak puluhan tahun lalu.  Danone AQUA bahkan sudah mengumpulkan botol plastik bekas lewat program AQUA peduli sejak 1993 dan sekarang sudah memakai bahan daur ulang di seluruh botolnya bahkan sudah ada yang 100% terbuat dari plastik daur ulang (rPET). 

Ketua Umum Packaging and Recycling Association for Indonesia Sustainable Environment (PRAISE) Karyanto Wibowo mengatakan, pihaknya siap berdialog dan bekerja sama dengan semua pihak untuk mencari solusi inovatif dalam menyelesaikan permasalahan pengelolaan sampah kemasan plastik secara terintegrasi dan holistik sesuai dengan pendekatan ESR (Extended Stake Holder Responsibility).

Corporate Communications Director Danone Indonesia Arif Mujahidin mengatakan, pihaknya siap bersinergi dengan pendaur ulang lokal, sehingga membuat industri daur ulang bisa terus tumbuh dan menjamin industri daur ulang Indonesia bisa memproduksi PET berkualitas tinggi. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT