02 June 2020, 20:43 WIB

H+7 Lebaran, Volume Kendaraan Menuju Jakarta Capai 494 Ribu


Hilda Julaika | Megapolitan

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat dari hari kedua (H2) Lebaran hingga hari ketujuh sesudah Lebaran (H+7) Lebaran 2020, (25 Mei - 1 Juni 2020) terdapat total 494.449 kendaraan menuju Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan.

Menurut Corporate Communication & Community Development Group Head Dwimawan Heru, Volume lalu lintas (lalin) yang menuju Jakarta ini turun 67.73%, dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran tahun 2019.

"Volume lalu lintas (lalin) yang menuju Jakarta ini turun 67.73%, dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran tahun 2019," ujarnya melalui keterangan resmi pada Media Indonesia, Selasa (2/6).

Adapun rinciannya sebagai berikut:

*ARAH TIMUR*

Lalin menuju Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin sebagai berikut:

Baca juga :Polri Berhasil Putarbalikan 132.582 kendaraan

- GT Cikampek Utama 2, dengan jumlah 104.813 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 81,79% dari Lebaran tahun 2019.

- GT Kalihurip Utama 2, dengan jumlah 72.252 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 79.63% dari Lebaran tahun 2019.

Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur, turun sebesar 80,97% dibandingkan dengan lalin Lebaran tahun 2019.

*ARAH BARAT*

Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 161.081 kendaraan, turun sebesar 56,41% dari Lebaran tahun 2019.

*ARAH SELATAN*

Sementara itu, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2 tercatat sebesar 156.303 kendaraan, turun sebesar 32,74% dari Lebaran tahun 2019.

Jasa Marga pun mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020.

"Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah," pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT