02 June 2020, 17:47 WIB

Renovasi Mesjid Istiqlal ditargetkan Rampung Juli 2020


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Humaniora

PRESIDEN menargetkan seluruh pekerjaan renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta, rampung pada awal Juli 2020 menyongsong rencana penerapan kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi covid-19.

"Sampai hari ini, tadi sudah disampaikan telah selesai sekitar 90 % dan renovasi besar ini akan diselesaikan insya Allah awal bulan Juli 2020. Memang agak mundur karena adanya pandemi COVID-19," kata Presiden Jokowi, saat meninjau progres renovasi Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (2/6).

Sementara itu, menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, renovasi ini merupakan kali pertama dan terbesar sejak dibangun 41 tahun lalu yang juga merupakan tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo usai menerima kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Masjid Istiqlal pada tanggal 30 Mei 2018 lalu.

Menurut Menteri Basuki, renovasi ini dilaksanakan oleh PT Waskita Karya selaku kontraktor pelaksana dan PT Virama Karya selaku konsultan manajemen konstruksi dengan anggaran renovasi mencapai Rp 465 miliar menggunakan dana Kementerian PUPR multiyear 2019/2020.

"Lingkup pekerjaan renovasi Masjid Istiqlal meliputi penataan kawasan pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, mechanical electrical plumbing (MEP), pekerjaan interior dan signage dengan anggaran sebesar Rp 465 miliar," kata Basuki yang mendampingi kunjungan Presiden tersebut.

Masjid Istiqlal memiliki luas area kawasan 91.629 meter persegi (tidak termasuk area sungai) dan luas bangunan masjid 80.948 meter persegi yang dapat menampung 200.000 orang.

Baca juga :DPR: Penangkapan Nurhadi Momentum Bereskan Mafia Peradilan

Pekerjaan penataan kawasan meliputi di antaranya adalah pengembalian Axis Monas dan perapihan Zoning Kawasan, perbaikan gerbang, penambahan plaza-plaza sebagai ruang publik, perbaikan riverfront sepanjang sungai, penambahan gedung parkir lapis dua (basement), perbaikan kantin dan penambahan area PKL. Ruang-ruang parkir yang ada di permukaan kini dimanfaatkan sebagai taman hijau dan area publik. Bahkan di sisi sungai disediakan amphiteater untuk berbagai kegiatan pendukung.

Selain itu, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane Ditjen Sumber Daya Air juga tengah melaksanakan pekerjaan pengendalian banjir Kali Ciliwung lama segmen Masjid Istiqlal dengan lingkup pekerjaan pengerukan sedimen yang berfungsi untuk menambah kapasitas kali Ciliwung Lama, perkuatan tebing dan pembuatan amphiteater dengan anggaran Rp 17,8 miliar dan progres 65%.

Dalam melakukan renovasi, Menteri Basuki menekankan kepada kontraktor pelaksana untuk tidak hanya memaksimalkan fungsi Masjid Istiqlal sebagai tempat ibadah, tetapi juga memperhatikan arsitektur, seni, estetika, dan yang tidak kalah penting tetap mempertahankan pada kaidah-kaidah cagar budaya bangunan masjid.

Ia pun mengatakan renovasi Masjid Istiqlal dilaksanakan sesuai protokol pencegahan covid-19, seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan serta Inmen PUPR No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT