02 June 2020, 15:15 WIB

Kanada Tolak Undang Rusia dalam KTT G7


Nur Aivanni | Internasional

PERDANA Menteri Kanada Justin Trudeau menolak keikutsertaan Rusia dalam penyelenggaraan KTT G7, meskipun tuan rumah Presiden AS Donald Trump ingin mengundang Moskow.

"Rusia dikeluarkan dari G7 setelah menginvasi Crimea beberapa tahun yang lalu," kata Trudeau kepada wartawan, Selasa (2/6).

Sikap Rusia yang terus menerus tidak menghormati aturan dan norma internasional, lanjutnya, menjadi alasan negara tersebut tetap berada di luar G7.

Pada Sabtu (30/5), Trump mengatakan akan menunda pertemuan puncak para pemimpin negara-negara G7, yaitu Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Kanada, Prancis, Italia dan Jepang, setelah Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan dia tidak akan datang lantaran pandemi virus korona.

Baca juga: Presiden Trump dan Putin Berbicara via Telepon Mengenai KTT G7

Trump mengatakan dia bisa mencoba lagi pada September dan mengundang negara-negara lain termasuk Rusia untuk bergabung dalam pertemuan tersebut.

"Saya tidak merasa G7 itu benar-benar mewakili apa yang terjadi di dunia. Ini adalah kelompok negara yang sangat ketinggalan jaman," kata Trump.

Dia mengatakan ingin mengundang Rusia, Korea Selatan, Australia dan India untuk bergabung dalam KTT.

Pada Senin (1/6), Trump telah menghubungi Presiden Vladimir Putin dan mendiskusikan rencananya untuk mengadakan G7 yang dijadwal ulang dengan kemungkinan mengundang para pemimpin dari Rusia, Australia, India dan Korea Selatan. Trudeau pun menolak kemungkinan tersebut. (AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT