02 June 2020, 11:34 WIB

Sekjen PBB Serukan Demontrasi Damai di AS


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

SEKRETARIS Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan aksi unjuk rasa dan solidaritas untuk George Floyd yang meninggal di tangan polisi digelar secara damai dan pihak keamanan harus menahan diri.

Juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, menyampaikan PBB ingin melihat protes digelar secara damai dan meminta kepada aparat keamanan untuk menahan diri dalam menghadapi demonstran.

"Keluhan harus didengar, unjuk rasa dilakukan secara damai. Pihak berwenang pun harus menunjukkan pengendalian diri dalam menanggapi demonstran," kata Dujarric, Senin (1/6).

Ia menambahkan, Sekjen PBB menginginkan kasus-kasus kekerasan polisi perlu diselidiki. Pasukan kepolisian di seluruh dunia perlu memiliki pelatihan hak asasi manusia yang memadai dan perlu ada investasi dalam dukungan sosial dan psikologis bagi polisi. Sehingga, polisi bisa melakukan pekerjaan dengan baik dalam hal melindungi masyarakat.

Baca juga:  Otopsi Independen: Kematian George Floyd akibat Sesak Napas

Menurutnya, di Amerika Serikat, seperti di negara lain mana pun di dunia, keanekaragaman adalah kekayaan dan bukan ancaman.

Keberhasilan dari keberagaman masyarakat di negara manapun membutuhkan investasi yang besar dalam segi kohesi sosial. Itu berarti mengurangi ketidaksetaraan, menangani kemungkinan bidang diskriminasi, memperkuat perlindungan sosial, dan memberikan peluang bagi semua.(Xinhua/OL-5)

BERITA TERKAIT