02 June 2020, 10:52 WIB

Cegah Aksi Protes Berlanjut, Trump Akan Kirim Ribuan Pasukan


Nur Aivanni | Internasional

PRESIDEN AS Donald Trump mengerahkan ribuan militer dan polisi bersenjata berat untuk mencegah aksi protes lebih lanjut di Washington yang dipicu atas kematian George Floyd.

"Apa yang terjadi di kota tadi malam benar-benar memalukan," katanya dalam pidato nasional ketika gas air mata meledak dan massa melakukan aksi protes, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (2/6).

"Saya mengirim ribuan tentara, militer dan petugas penegak hukum yang bersenjata lengkap untuk menghentikan kerusuhan, penjarahan, perusakan, penyerangan, dan perusakan properti secara sewenang-wenang," ucapnya.

Trump mengecam aksi teror domestik setelah protes nasional terhadap kematian seorang Afrika-Amerika George Floyd. Dia juga meminta para gubernur negara bagian untuk mengerahkan Garda Nasional dalam jumlah yang cukup.

Baca juga: Buntut Aksi Ricuh, Trump akan Tetapkan Antifa ke Kelompok Teroris

Otopsi kedua yang diminta oleh keluarga Floyd dan dirilis pada Senin menemukan kematiannya adalah pembunuhan akibat sesak napas. Laporan itu mengatakan tiga petugas berkontribusi pada kematian Floyd.

"Buktinya konsisten dengan asfiksia mekanik sebagai penyebab kematian dan pembunuhan," kata Aleccia Wilson, pakar University of Michigan yang memeriksa tubuhnya atas permintaan keluarga.

Pada Senin, Pemeriksa Medis Wilayah Hennepin merilis rincian temuan otopsi yang juga mengatakan kematian Floyd adalah pembunuhan yang disebabkan oleh sesak napas.(CNA/Hym/OL-5)

BERITA TERKAIT