02 June 2020, 04:50 WIB

Aksi Simpati Liverpool atas Tragedi George Flyod


Widhoroso | Sepak Bola

SIMPATI atas meninggalnya George Floyd setelah lehernya ditekan dengan lutut oleh seorang polisi di Minneapolis, Amerika Serikat, Senin (25/5), terus mengalir dari insan sepak bola. Senin (1/6), para pemain Liverpool secara khusus berlutut di lingkaran tengah lapangan Stadion Anfield. Para pemain Si Merah, julukan Liverpool, melakukan hal itu dalam rangka solidaritas dengan gerakan Black Lives Matter.

Pemain senior Liverpool termasuk Virgil van Dijk, James Milner, Joe Gomez, Andrew Robertson, serta Trent Alexander-Arnold juga mentweet foto yang sama dari pasukan bersama dengan kata-kata 'Persatuan adalah kekuatan'.

Tagar #blacklivesmatter adalah pesan terbaru dukungan dari para pemain sepak bola di tengah kerusuhan sipil di Amerika Serikat setelah kematian Floyd.

Flyod, pria kulit hitam berusia 46 tahun meninggal dunia setelah seorang polisi menekan lehernya dengan lutut beberapa menit. Kendati Floyd mengatakan dirinya tak lagi bisa bernapas, polisi tersebut, Derek Chauvin tak peduli dan terus menekan leher Flyod dengan dengkulnya hingga tak berdaya. Kematian Flyod kemudian menyulut aksi protes di Amerika Serikat.

Sebelumnya, simpati atas Flyod juga diugkapkan bintang Borussia Dortmund Jadon Sancho. Pemain asal Inggris tersebut merayakan hattrick yang dibuatnya saat melawan Paderborn dalam lanjutan Bundesliga, Minggu (31/5) dengan menggunkan kaos bertuliskan 'Keadilan untuk George Floyd'.

"Hattrick profesional pertama. Saat yang pahit secara pribadi karena ada lebih banyak hal penting yang terjadi di dunia saat ini yang harus kita atasi dan bantu untuki buat perubahan. Kita harus bersama sebagai satu & memperjuangkan keadilan. Kita lebih kuat bersama! #JusticeForGeorgeFloyd," tulis Sancho di akun twitternya. (Goal/R-1)

 

BERITA TERKAIT