01 June 2020, 19:30 WIB

Gelar Syawalan, Kagama Bertekad Tebarkan Optimisme Ditengah Wabah


Ghani Nurcahyadi | Humaniora

SEKITAR 1.000 alumni Universitas  Gadjah Mada tmengikuti acara Syawalan Keluarga Alumni UGM (Kagama) se-Indonesia Raya, pada Minggu (31/5). Selain jajaran pengurus Kagama berbahai daerah dan komunitas, turut serta juga pengurus Kagama dari 13 negara. 

Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama Ganjar Pranowo berharap, syawalan sebagai wujud silaturahmi dalam rangka merayakan Idul Fitri 1441 hijriah itu, dijadikan komitmen bersama untuk menebar energi positif dan solutif untuk Indonesia. 

Ganjar yang juga Gubernur Jawa Tengah juga mengapresiasi langkah Kagama di tengah pandemi covid-19 yang sudah banyak menunjukkan kepedulian kepada masyarakat. Mulai dari pembagian alat pelindung diri (APD) hingga merumuskan solusi ketahanan pangan.

"Saat ini, masyarakat sedang membutuhkan bantuan untuk menyelesaikan berbagai masalah di masa pandemi. Untuk itu, mari kita hilangkan sekat-sekat tersebut. Kemudian bersatu untuk menemukan solusi sesuai dengan keahlian dan kemampuan kita masing-masing," ujarnya dikutip dari siaran pers Kagama. 

Apresiasi serupa juga dilontarkan rektor UGM Panut Mulyono yang mengaku bangga dengan kepedulian Kagama di saat pandemi covid-19.

Baca juga : Kajian Epidemiologi Jadi Pertimbangan Penerapan New Normal

"Jelang Hari Lahir Pancasila, pandemi Covid-19 telah menyadarkan kita bahwa, situasi ini turut mewujudkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Berbagai inisiatif untuk saling membantu muncul seiring dengan pandemi yang terus bergulir,* ujarnya. 

Sekretaris Jenderal Kagama Ari Dwipayana mengingatkan, Kagama untuk terus memberikan kontribusi bagi Indonesia. Terlebih di tengah pandemi covid-19, banyak warga yang membutuhkan bantuan. Karena itu semuanya perlu saling bantu, berbagi dan mengingatkan. 

"Saya mengajak seluruh Anggota  Kagama di Indonesia maupun luar negeri untuk terus bergandengan tangan dan berkarya. Supaya kondisi normal bisa kita rasakan kembali," jelas Koordinator Staf Khusus Presiden RI itu.

Ketua panitia Kagama Syawalan Sulastama Rahardja mengatakan, di masa pandemi ini, Kagama juga berusaha memberikan terobosan dan kreativitas dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

"Salah satunya mengadopsi gerakan canthelan dalam kegiatan pembagian sembako ke masyarakat.Selain itu ada juga konser virtual yang digelar oleh komunitas Adiswara dan Kagama Beksan, yang berhasil memgumpulkan donasi sekitar Rp100 juta yang direalisasikan untuk program ketahanan pangan," ujar alumnus Teknik Geologi UGM itu. (RO/OL-7) 

BERITA TERKAIT