01 June 2020, 22:00 WIB

Tembak Warga Sipil, KKB Papua Tebar Aksi Terorisme


Media Indonesia | Nusantara

YUNUS Sani, warga sipil asli Papua bernasib malang karena kehilangan nyawa akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) tanpa alasan.

Aksi KKB itu tak pelak mengundang kecaman Ketua DPW Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI) Provinsi Papua, Ali Albert Kabiay. Tanpa ragu Ali menganggap bahwa peristiwa tersebut merupakan tindak kekejaman, kejahatan, dan layak disebut sebagai teroris karena membunuh warga tak berdosa. 

"KKB Papua layak sekali disebut sebagai teroris, karena mereka kerap kali menebar teror kepada masyarakat. Bahkan warga sipil tak berdosa pun mereka tembak hingga meninggal dunia," ucap Ali dalam siaran persnya, Senin (1/6). 

Yunus saat itu sedang melakukan perjalanan darat di Jalan Trans Papua, dari Kabupaten Intan Jaya menuju ke Kabupaten Nabire. Saat korban tiba di daerah perbatasan Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Paniai, tepatnya di Gunung Magataga, ia dihadang KKB kemudian ditembak, Jumat (29/5).

"Saya mengingatkan kepada KKB bahwa apa yang mereka lakukan selama ini merupakan tindakan keji, melanggar HAM. Kalian itu sudah seperti teroris. Saya mengimbau kepada masyarakat Papua untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada aparat keamanan, dalam hal ini TNI dan Polri untuk melakukan penindakan hukum kepada mereka (KKB)," tambah Ali lagi.

Saat ini personel Operasi Nemangkawi dan Polda Papua terus mengejar para pelaku KKB yang melarikan diri. (RO/O-2)

BERITA TERKAIT