31 May 2020, 16:16 WIB

Longsor di Garut Tutup Jalan Provinsi Jabar


Kristiadi | Nusantara

LONGSOR karena hujan deras sejak petang hingga malam, akibatkan jalan Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat tertutup material, Minggu (31/5) pukul 05.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Anggota Taruna Siaga Bencana Kabupaten Garut, Sana Santana mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak sore hingga malam telah menyebabkan sebuah tebing di sebelah kanan longsor tepatnya di Jalan Provinsi Jawa Barat. Namun, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa tetapi arus kendaraan dari Tasikmalaya menuju arah Garut mengalami kemacetan.

"Material longsor telah menutup sebagian badan jalan hingga masyarakat bersama para anggota Tagana, terpaksa harus melakukan pengaturan kendaraan dari arah berlawanan agar tidak terjadi kemacetan panjang. Namun, beberapa anggota lainnya mencatat beberapa rumah dalam kondisinya terancam," katanya, Minggu (31/5).

Baca juga :Sumut Dinilai Belum Layak Terapkan New Normal

Sana mengatakan, intensitas hujan deras yang terjadi telah menyebabkan tebing setinggi 10 meter longsor dan menimbun sebagian jalan tetapi masyarakat bersama anggota Tagana, juga berupaya menyingkirkan material dengan alat tradisional. Akan tetapi, 12 rumah berada di Kampung Cigangsa dan Cibulakan, Desa Sukamaju kodisinya terancam.

"Untuk 11 rumah di Desa Sukamaju dan satu unit rumah di Kampung Cirorek, Desa Karya Maker, Kecamatan Cilawu kondisinya telah terancam longsor. Namun, kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada pemerintah daerah Kabupaten Garut dan BPBD termasuknya saya juga berupaya agar warga tetap waspada," ujarnya.

Sementara itu, pengemudi Dayat, 54, warga Bandung mengatakan, longsor yang terjadi di Kecamatan Cilawu menyebabkan kemacetan panjang dan semua kendaraan harus saling antri melewati tumpukan material yang belum disingkirkan petugas. Namun, bencana alam yang terjadi di jalan Garut menuju Tasikmalaya sering kali terjadi longsor terutama menutup badan jalan.

"Untuk pengaturan arus lalu lintas, saya lihat dilakukan masyarakat setempat termasuknya menyingkirkan material longsor. Akan tetapi, dengan kondisi hujan deras yang terjadi kami meminta bagi pengemudi harus waspada dan jaga keselamatan saat melintasi jalan tersebut mengingat di sepanjang jalan masih terdapat tebing berbahaya," paparnya. (OL-2)

 

 

BERITA TERKAIT