30 May 2020, 08:30 WIB

Penyekatan Pemudik di Klaten, 492 Kendaraan Diputar Balik


Djoko Sardjono | Nusantara

SEBANYAK 492 kendaraan dari arah DI Yogyakarta yang akan masuk wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dipaksa putar balik oleh petugas gabungan peduli Covid-19 di Pos Prambanan, 24 April-26 Mei 2020.

Sementara, Satuan Lalu Lintas Polres Klaten melakukan penyekatan kendaraan arus balik di Pos Subterminal Delanggu. Namun, dalam penyekatan itu belum ada kendaraan arus balik pemudik yang dipaksa putar balik.

Kasatlantas Polres Klaten AK Bobby Anugrah Rahman, Jumat (29/5), kepada wartawan di Mapolres, menegaskan kendaraan dari arah Yogyakarta yang dipaksa putar balik itu sebelum Lebaran. Ini untuk pencegahan penyebaran covid-19.

Baca juga: Satu Karyawan Positif Covid-19, Toserba di Ciamis Ditutup

Penyekatan kendaraan di Prambanan, yang merupakan perbatasan Kabupaten Klaten dengan DIY, juga merupakan rangkaian kegiatan operasi ketupat. Operasi pengamanan Idulfitri 1441 H ini digelar pada 24 April-30 Mei 2020.

"Jadi, selama periode 24 April-26 Mei lalu, sebanyak 492 kendaraan dari arah DI Yogyakarta yang akan masuk Klaten dipaksa putar balik oleh petugas gabungan TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan," kata Kasatlantas Klaten.

Pascalebaran, Polres Klaten memperluas penyekatan kendaraan arus balik di Pos Subterminal Delanggu. Namun, hingga Jumat (29/5) kendaraan  arus balik nihil yang putar balik karena telah mematuhi imbauan pemerintah.

Menurut Bobby, penyekatan kendaraan arus balik juga dilakukan, terutama kendaraan yang berpelat di luar Soloraya (AD).

Pos penyekatan kendaraan arus balik itu untuk pencegahan dan pengendalian persebaran wabah covid-19.

"Operasi ketupat pada 30 Mei telah berakhir. Meski demikian, petugas masih disiagakan di Pos Pengamanan Peduli Covid-19. Mereka akan bertugas di pos masing-masing sampai Minggu (7/6) mendatang," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT