28 May 2020, 21:10 WIB

Nakes Reaktif Covid-19, RSKP Tebing Tinggi Tetap Beroperasi


Apul Iskandar Sianturi | Nusantara

WALI KOTA Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan, memerintahkan agar 44 tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Kumpulan Pane (RSKP) Tebing Tinggi yang reaktif Covid-19 segera diperiksa lanjutan. Sebab hasil dari rapid test belum memastikan positif atau tidaknya terjangkit virus korona.

"Jadi harus diambil pemeriksaan lanjutan, berupa tes swab terhadap tenaga kesehatan yang reaktif tersebut," ujar Umar Zunaidi, dalam Rapat tentang protokol kesehatan di Kota Tebing Tinggi bersama Kapolres AKBP James P.Hutagaol, Kajari Mustaqfirin, Dandim 0204 DS Letkol Kav Syamsul Arifin dan OPD, di Balai Kota Pemerintah Kotamadya Tebing Tinggi, Kamis (28/5).

Menurut H Umar Zunaidi Hasibuan, pemeriksaan lanjutan dengan PCR Swab dilakukan untuk memastikan yang bersangkutan bersih atau terindikasi Covid-19.

"Jadi mereka ini bukanlah PDP atau pasien yang positif Covid, tapi Orang Dalam Pemantauan (ODP yang diisolasi secara mandiri di rumah masing-masing," ujar dia.

Mengenai status rumah sakit, Wali Kota menegaskan jika semua perawat atau dokter yang terjangkit covid maka RS tersebut akan ditutup sesuai protokol yang ada.

"Untuk saat ini status RSKP Tebing Tinggi beroperasi seperti biasa dan tidak ada persoalan. Rencananya besok, Jumat 29 Mei 2020 Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tebing Tinggi rencananya akan melakukan pemeriksaan PCR Swab terhadap tenaga kesehatan yang reaktif hasil rapid test", tegasnya. (OL-13)

BERITA TERKAIT