28 May 2020, 15:27 WIB

BWF: Kualifikasi Olimpiade Tokyo Dimulai Pekan Pertama 2021


Akmal Fauzi | Olahraga

FEDERASI Bulu Tangkis Dunia (BWF) merilis regulasi baru tentang kualifikasi Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020. Salah satu poin dalam regulasi baru ini adalah masa kualifikasi jilid kedua setelah ditundanya pesta olahraga karena pandemi virus korona (covid-19).

Para pebulu tangkis yang berburut tiket untuk lolos ke olimpiade dan paralimpiade bisa mengikuti kualifikasi mulai pekan pertama hingga ke-17 tahun 2021.

Regulasi tersebut sudah mendapat persetujuan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Komite Paralympic Internasional (IPC).

“Kami telah merumuskan dan mencari solusi terbaik dengan IOC dan IPC terkait peraturan kualifikasi. Kami merasa ini solusi yang adil untuk semua atlet dan menjadi prioritas utama kami untuk melakukan turnamen ini,” kata Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund dilansir dari laman resmi BWF, Kamis (28/5).

"Meskipun kami akan melanjutkan turnamen internasional pada akhir 2020, kami tetap memilih untuk melanjutkan proses kualifikasi Olimpiade dan Paralympic mulai Januari 2021,” tambah Lund.

Baca juga: BWF Segera Rilis Jadwal Turnamen

Lund menjelaskan, atlet yang sudah mempunyai peringkat dan masuk kualifikasi Olimpiade sebelum ditunda akan dipertahankan dan berhak lolos ke Olimpiade Tokyo tahun depan.

Hingga saat ini, ucap Lund, BWF masih bekerja pada model yang tepat untuk mempertahankan ranking dunia guna menghindari penurunan poin atlet. Selain itu ada pertimbangan mengenai prosedur baru untuk mengadakan turnamen internasional dengan cara yang paling aman dan nyaman bagi peserta turnamen.

“Pengumuman peraturan selanjutnya akan kami buat setelah semua kembali normal,” ucap Lund.

Berikut 8 poin regulasi terkini kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang dirilis BWF:

1. Semua poin peringkat yang diperoleh pada turnamen selama periode kualifikasi Olimpiade asli akan dipertahankan dalam daftar peringkat "Race to Tokyo".

2. Periode kualifikasi Olimpiade yang diperpanjang akan diperkenalkan pada pekan 1-17 tahun 2021 dan mencakup sejumlah turnamen terpilih yang ditunda, dibatalkan, atau ditangguhkan karena covid-19.

3. Turnamen yang memenuhi syarat tersebut dalam periode kualifikasi baru harus diselesaikan pada pekan ke-17 tahun 2021.

4. Turnamen yang dijadwal ulang untuk akhir tahun 2020 pada kalender turnamen BWF 2020 yang dirilis pekan lalu tidak akan masuk perhitungan kualifikasi. Hanya turnamen edisi tahun 2021.

5. Turnamen yang memenuhi syarat tersebut dalam periode kualifikasi baru ini sebaiknya dilakukan pada pekan yang sama dari tahun 2020 hingga 2021.

6. Jika ini tidak memungkinkan, BWF akan mengizinkan sanksi pada tanggal lain dalam pekan 1-17 tahun 2021 dengan persetujuan.

7. Para pemain dari Tiongkok dan Hong Kong akan berhak mendapatkan poin dari Kejuaraan Beregu Asia 2021 karena perwakilan dari asosiasi anggota tersebut tidak dapat berpartisipasi pada Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Manila karena pembatasan perjalanan akibat covid-19 yang dikenakan kepada para atlet dari negara dan wilayah tersebut oleh pemerintah Filipina.

8. Pendekatan ini hanya diterapkan untuk turnamen beregu yang terkena dampak dari situasi covid-19 karena tidak ada turnamen beregu lain yang masuk ke dalam periode kualifikasi Olimpiade yang diperpanjang. Namun, para pemain mendapat penawaran bermain pada turnamen-turnamen individual.(OL-5)

BERITA TERKAIT