28 May 2020, 08:18 WIB

WHO Bentuk Yayasan untuk Tingkatkan Pendanaan Anti-Covid-19


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan pembentukan sebuah yayasan untuk memanfaatkan sumber-sumber pendanaan baru, Rabu (27/5). Upaya ini untuk membantu meringankan kekurangan uang tunai potensial saat memimpin perjuangan global melawan pandemi virus korona baru (covid-19).

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus membantah pembentukan yayasan baru terkait dengan penghentian donasi dari AS. Ia mengatakan rencana itu telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghentikan pendanaan dari Amerika Serikat, donor terbesar WHO, setelah mengkritik penanganan pandemi ini. Dalam sepucuk surat kepada Tedros pekan lalu, Trump meminta badan PBB itu untuk memulai reformasi dalam 30 hari.

Baca juga: Brasil Abaikan Keputusan WHO Soal Hydroxychloroquine

Tedros mengatakan pada konferensi pers WHO, sudah memperingatkan berkali-kali tentang suatu pandemi dalam beberapa tahun terakhir. Negara-negara telah mengidentifikasi kesenjangan dalam kesiapan mereka untuk memerangi pandemi, tetapi pembiayaan belum terwujud.

"Membiayai rencana ini, dan memastikan negara-negara siap untuk berjuang menyelesaikan yang sekarang, tetapi juga untuk bersiap terhadap epidemi berikutnya, yang mungkin terjadi karena kita masih rentan," ujar Tedros.

Tedros mengatakan bulan ini, anggaran tahunan WHO sekitar US$2,3 miliar adalah ‘sangat, sangat kecil’ untuk sebuah lembaga global, setara dengan anggaran rumah sakit menengah di negara maju. Ia pun menyebut belum pastinya sumber pendanaan.(CNA/OL-5)

BERITA TERKAIT