27 May 2020, 17:32 WIB

Gelombang Tinggi dan Gelombang Pasang Terjang Cilacap


Lilik Darmawan | Nusantara

Gelombang tinggi dan gelombang pasang terjadi di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) dalam dua hari terakhir, bahkan diperkirakan sampai Kamis (28/5). Dengan adanya gelombang tinggi dan pasang yang terjadi, ada ribuan rumah di Cilacap yang sempat tergenang dan nelayan tidak melaut.

Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Krisnawan mengatakan pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi.

''Gelombang tinggi berkisar antara 4-6 meter. Selain gelombang tinggi, juga tengah ada gelombang pasang yang mengakibatkan adanya rob. Gelombang pasang dapat mencapai 1,9-2,1 meter,'' kata Rendi pada Rabu (27/5).

Baca Juga: Banjir Rob Masih Menjadi Ancaman Serius di Pantura

Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy mengungkapkan banjir rob melanda Cilacap sejak Selasa hingga sekarang. ''Sejumlah kecamatan terutama di pinggir laut terdampak rob, seperti Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, dan Kecamatan Kampung Laut. Di Kecamatan Kampung Laut, ada 3 ribu lebih rumah yang terdampak di Desa Panikel, Ujungalang, dan Ujunggagak. Hari ini, relatif mulai surut jika dibandingkan hari sebelumnya,'' kata dia.

Sementara itu petugas BPBD Cilacap bersama unsur TNI dan relawan menutup tiga tanggul yang jebol di Pantai Tegalkamulyan. ''Dengan adanya gelombang tinggi dan pasang, berdampak pada jebolnya tanggul di tiga titik. Ada 2 ribu karung yang telah kami siapkan untuk menutup tanggul yang jebol,'' ungkap Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Cilacap, Suraji. (LD/OL-10)

BERITA TERKAIT