26 May 2020, 16:15 WIB

Ketua MPR: Pelatihan Prakerja Harus Sesuai Kebutuhan Peserta


Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum

Pendaftaran program Kartu Pra Kerja gelombang 4 dibuka mulai hari ini, Selasa, (26/5). Menanggapi hal itu, Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet), meminta pemerintah memastikan pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta.

"Pemerintah harus dapat memenuhi dan memetakan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian pelatihan dalam program Kartu Prakerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berkualitas," ujar Bamsoet, dalam keterangannya, Selasa (26/5).

Dengan begitu juga, pelatihan yang dilakukan benar-benar dibutuhkan serta efektif jika dilakukan secara daring.

Baca juga: Survei: Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat saat Wabah Covid-19

Pemerintah juga diimbau dapat melakukan evaluasi menyeluruh dari program Kartu Prakerja tersebut. Termasuk mempermudah syarat pemberian insentif atau dapat mempertimbangkan agar mengalokasikannya menjadi bantuan tunai secara utuh.

"Dikarenakan situasi pandemi saat ini lebih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan tunai maupun sembako, dan terbatasnya akses internet bagi sejumlah masyarakat," ujar Bamsoet.

Selain itu, keamanan server juga harus dijaga dengan ketat. Itu untuk memastikan keamanan server agar terhindar dari penyalahgunaan oleh peretas, dikarenakan banyaknya data masyarakat yang ada dalam server tersebut.

"Masyarakat khususnya bagi yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja/PHK, dirumahkan, juga bagi yang bekerja di sektor pariwisata dan industri agar segera mendaftarkan diri dalam program Kartu Prakerja, agar bantuan insentif dapat segera disalurkan," ujar Bamsoet. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT