26 May 2020, 13:10 WIB

Bupati Temanggung Larang Petani Jual Hasil Pangan Keluar


Tosiani | Nusantara

BUPATI Temanggung, Jawa Tengah M Al Khadziq melarang petani dari wilayahnya menjual hasil tanaman pangan ke luar daerah. Hal ini untuk menjaga kestabilan ketersediaan bahan pangan di daerah itu selama masa krisis ekonomi dan krisis pangan akibat pandemik korona.

"Kita harap hasil pertanian, khususnya tanaman pangan agar jangan dijual di luar Kabupaten Temanggung. Hasil pertanian ini agar dipertahankan tetap berada di wilayah ini demi menjaga ketersediaan pangan selama masa krisis," cetus Khadziq, Selasa (26/5). 

Sejauh ini, kata Khadziq, ketersediaan bahan pangan di wilayahnya masih cukup. Produksi padi malah surplus 30 ribu ton per tahun. Demikian pun tahun ini diperkirakan tidak terpengaruh pandemik, malah akan surplus 30 ribu ton. Selain padi, ketersediaan sayuran dan tanaman pangan lain juga cukup.

Hanya saja untuk bawang putih stoknya melimpah lantaran hasil panen bawang petani tidak laku dijual. Kondisi ini lantaran pada saat petani panen bawang bertepatan dengan pemerintah pusat melakukan import bawang putih dari luar. Terkait kondisi ini, Khadziq telah meminta pemerintah pusat agar berhenti memasok bawang import ke Temanggung.

"Kami sudah meminta pemerintah pusat dan provinsi untuk stop memasukan bawang impor ke Temanggung agar harga bawang lokal naik. Tapi sampai sekarang bawang kita masih sulit untuk kita jual ke pasaran," ujar Khadziq.

Di sisi lain, Khadziq juga mendesak warga di desa-desa untuk kembali menghidupkan lumbung pangan. Hal ini sudah ia lakukan sejak dua bulan lalu. Dari pantauannya, saat ini sejumlah desa sudah membuat lumbung pangan dengan mekanisme yang berbeda-beda di tiap desa.

baca juga: Dishub NTT Larang Kabupaten Tutup Perbatasan

"Kita sudah minta desa-desa menghidupkan lumbung pangan lagi mulai dua bulan lalu, sekitar pertengahan Maret. Sudah ada, lumbung pangan mulai jalan sesuai mekanisme orang-orang desa sendiri-sendiri, berdasarkan kerukunan warga," pungkas Khadziq. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT