25 May 2020, 18:08 WIB

Dibuka Besok, IHSG Diprediksi Melemah


Despian Nurhidayat | Ekonomi

PERDAGANGAN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali dimulai pada Selasa (26/5) besok.

Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee, menilai pergerakan IHSG memiliki kecenderungan melemah. Namun, berpotensi rebound pada akhir pekan. Hal itu terlihat dari sebagian besar sentimen pasar dan relatif negatif di tengah terkoreksinya pasar saham global.

"Pertama, soal rencana undang-undang keamanan nasional baru Tiongkok yang membuat Beijing punya kontrol yang lebih besar dari Hong Kong. Rancangan aturan ini ditentang Amerika Serikat (AS) dan berpotensi menimbulkan perang dingin antar kedua negara,” ujar Hans saat dihubungi, Senin (25/5).

Baca juga: Pelemahan Bursa Saham Global Tekan Pergerakan IHSG

Lebih lanjut, sentimen kedua berkaitan dengan tuduhan Presiden AS, Donald Trump, terhadap ketidakmampuan Tiongkok dalam mengatasi covid-19, yang menyebar ke seluruh dunia. Sentimen ketiga menyoal rancangan aturan yang disetujui Senat AS terkait peningkatan pengawasan terhadap perusahaan Tiongkok.

"Ini adalah sentimen negatif di pasar keuangan dan kemunduran dalam perkembangan pasar modal dunia, khususnya AS," imbuh Hans.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat, Saham Perbankan Berkontribusi

Sementara itu, sentimen positif kali ini berkutat pada pelongaran bertahap lockdown oleh sebagian negara bagian AS dan sejumlah negara lainnya. Kendati demikian, Hans menilai kekawatiran gelombang kedua pandemi covid-19 juga menjadi perhatian pasar.

"Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda gelombang kedua covid-19," pungkasnya. Selain itu, sentimen lainnya juga berkaitan dengan angka pengangguran AS yang masih tinggi, walau sudah ada tren penurunan.

"Tetapi, yang dikhawatirkan adalah setelah pelongaran lockdown ternyata tidak terjadi penciptaan lapangan kerja, seperti yang diharapkan," tandasnya.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT