24 May 2020, 19:07 WIB

Kemenhub: Pengendalian Transportasi Hari Pertama Lebaran Kondusif


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

PENGENDALIAN kendaraan yang keluar dan masuk wilayah Jabodetabek pada hari pertama Idulfitri diklaim berjalan dengan baik. Hal itu merujuk hasil pemantauan Kementerian Perhubungan.

"Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan tim gabungan di lapangan, pengendalian transportasi umum dan kendaraan pribadi di Jabodetabek pada Hari Raya Idulfitri dapat dikendalikan dengan baik," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, melalui keterangan resmi, Minggu (24/5).

Semua perjalanan transportasi keluar dan masuk Jabodetabek, baik melalui jalur darat, laut, udara, kereta api, hingga penyeberangan, dapat dikendalikan dengan baik. Dia memastikan transportasi yang beroperasi mengangkut penumpang dengan kriteria dan syarat sesuai ketentuan Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19, berikut membawa barang atau logistik.

Baca juga: Terus Bertambah, Pasien Covid-19 yang Sembuh Capai 5.402 Orang

Pemberlakuan protokol kesehatan diawasi dengan ketat di simpul transportasi. Mulai dari prasarana seperti terminal, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara, hingga dalam sarana transportasi.

Adita mengatakan pemerintah tegas melarang masyarakat melakukan mudik. Hal itu dinilai penting untuk menekan laju penyebaran covid-19. Apalagi Idulfitri menjadi momentum masyarakat untuk berkumpul dan bersilaturahmi.

"Untuk mengantisipasi hal itu, pada Idulfitri tahun ini sejumlah operasional angkutan umum di wilayah Jabodetabek sudah dibatasi. Contohnya PT KCI membatasi perjalanan KRL dengan jam operasional. Di luar waktu operasional, stasiun akan ditutup," terangnya.

Baca juga: Jasa Marga: Arus Kendaraan Keluar Jakarta Turun 62%

Penyesuaian jam operasional juga dilakukan TransJakarta, yang hanya beroperasi pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB pada Minggu (24/5). Sedangkan pada hari kedua Lebaran, TransJakarta beroperasi mulai pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB. Sementara itu, waktu operasional angkutan umum regular di Bodetabek tetap sama seperti awal penerapan PSBB, yaitu pukul 05.00 WIB sampai 19.00 WIB.

Penerapan protokol kesehatan, seperti physical distancing dengan pengaturan tempat duduk, juga tetap berlaku. Adapun jumlah penumpang kendaraan pribadi dan angkutan umum maksimal 50% dari kapasitas penumpang. Sedangkan untuk kereta api perkotaan (KRL) maksimal 35%.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT