24 May 2020, 06:30 WIB

NGK Luncurkan Busi Hemat untuk Mobil Sejuta Umat


Nurtjahyadi | Otomotif

SAAT ini, pasar otomotif Indonesia masih dipegang dua brand yaitu Toyota dan Daihatsu. Kedua merek itu menggunakan mesin tipe NR untuk sebagian besar produk andalan mereka.

Mesin NR diandalkan karena mengusung sejumlah kelebihan di antaranya performanya yang cukup baik, andal, dan yang terpenting hemat bahan bakar serta rendah emisi gas buang. Namun, ada satu yang kerap dikeluhkan penggunanya yaitu harga busi orisinalnya yang cukup mahal.

Melihat fakta itu, produsen busi NGK menciptakan busi khusus untuk mesin NR dengan kualitas setara dengan busi Original Equipment Manufacturer (OEM) namun dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Baca juga: Xenia Terlaris ke-3 di Segmen MPV Low

President Director PT NGK Busi Indonesia Hisato Kato dalam sambutannya mengatakan, pada kuartal pertama 2020, NGK meluncurkan produk busi terbaru 'Spark Plug for NR-Engine'. Busi produk baru itu hadir di pasaran dengan kode produksi LKAR6AGP.

"Busi ini dirancang secara spesifik untuk mobil-mobil Toyota dan Daihatsu bermesin NR. Kami yakin busi ini dapat membuat konsumen NGK dapat menikmati performa terbaik dan kualitas terbaik dengan harga terjangkau," ujar Kato san melalui kanal Youtube, Senin (18/5).

Senior Manager Sales & Marketing PT NGK Busi Indonesia Jimmy Tjan mengatakan berdasarkan hasil survei internal, 65% dari seluruh produksi mobil yang diproduksi Toyota dan Daihatsu menggunakan mesin tipe NR. Oleh karena itu, pihaknya memberi perhatian khusus dengan menciptakan busi untuk NR-Engine.

Mesin-mesin tipe NR digunakan merek Toyota pada Avanza, Rush, Yaris, Vios, Sienta, Agya, dan Calya. Sedangkan Daihatsu disematkan pada Xenia, Terios, Ayla, dan Sigra.

"Mesin tipe NR memiliki spesifikasi 4 silinder segaris DOHC dengan kapasitas mulai dari 1.200cc hingga 1.500cc, serta dilengkapi dengan teknologi Dual VVT-i yang membuat konsumsi BBM dan emisi gas buang lebih rendah," papar Jimmy.

Jimmy berharap, dengan menggunakan busi NGK LKAR6AGP ini, konsumen dapat tetap merasakan performa kendaraan seperti menggunakan busi bawaan kendaraan namun dengan harga yang 50% lebih hemat.

Tecnhical Support PT NGK Busi Indonesia Diko Octaviano menjelaskan NGK LKAR6AGP bukan kategori busi standar melainkan masuk dalam varian NGK G-Power yang material elektrodanya terbuat dari logam mulia 'single platinum'. Selain memiliki daya hantar yang baik, logam ini juga memiliki daya tahan panas yang tinggi.

"LKAR6AGP memiliki bentuk elektroda lebih kecil (berbentuk jarum) dikombinasikan dengan elektroda ground berbentuk trapesium. Alhasil, percikan api tidak banyak mengalami hambatan penyebaran api seperti yang terjadi pada kepala busi berdesain konvensional," jelas Diko.  

Alhasil proses pembakaran mesin menjadi tuntas sehingga kinerja mesin optimal. Pembakaran yang sempurna selain menghasilkan emisi gas buang yang rendah juga membuat sistem pembersihan busi secara otomatis dapat berlangsung sempurna guna mencegah penumpukan karbon di kepala busi. (OL-1)

BERITA TERKAIT