23 May 2020, 18:54 WIB

Kapolda Jatim Usir Kapolsek Tidur saat Rakor Soal Korona


Antara | Nusantara

KAPOLDA Jawa Timur Irjen Muhammad Fadil Imran menegur dan mengusir kapolsek yang mengantuk pada saat rapat rapat koordinasi pembentukan kampung tangguh penanganan COVID-19 yang digelar Pemerintah Kota Surabaya, Jumat (22/5).

"Kapolsek jangan tidur. Kamu keluar saja. Saya minta serius, kapolsek jangan main-main," kata Fadil saat menegur Kapolsek Gubeng Komisaris Naufil.

Kapolda pun langsung meminta Karo SDM Polda Jatim untuk mengganti kapolsek tersebut. Tidak hanya itu, ia meminta kapolsek tersebut segera menghadap Kabid Propram Polda Jatim untuk diperiksa terkait kode etik kepolisian.

"Ini jadi tantangan buat kita supaya kita lebih serius," ujarnya.

Mendapat teguran dan perintah Kapolda Jatim tersebut, Kapolsek Gubeng langsung keluar meninggalkan ruangan.

Fadil secara tegas meminta seluruh kapolsek untuk serius dalam penanganan kasus COVID-19, karena peningkatan kasus di Kota Surabaya terus melonjak.

Rapat koordinasi pembentukan kampung tangguh itu dihadiri Pangdam V Brawijaya dan Wali Kota Surabaya, juga diikuti oleh seluruh kapolsek, danramil, dan camat di seluruh Surabaya.

Rapat ini bertujuan untuk mengetahui secara cepat permasalahan dampak Covid-19 di kampung-kampung, mulai dari warga yang belum mendapatkan bantuan pemerintah, hingga warga yang memiliki gejala COVID-19 agar segera tertangani.

Dalam program kampung tangguh ini, seluruh elemen wajib bergerak secara sinergi mulai dari Babinsa, Babinkamtibmas, lurah serta pengurus RT/RW untuk melaporkan temuan permasalahan Covid-19.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini langsung memerintahkan seluruh camat dan lurah di Surabaya untuk melaksanakan program tersebut guna menekan laju persebaran Covid-19 yang semakin meningkat di Surabaya.

"Pembentukan gugus tugas kampung tangguh ini bagus sekali, saya minta camat yang kawasannya banyak terkonfirmasi COVID-19 untuk menjalankan ini," katanya. (J-1)

BERITA TERKAIT