23 May 2020, 11:32 WIB

DPR: KPU Harus Jaga Keamanan Data dan Perkuat Sistem IT


Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum

ANGGOTA Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menjaga keamanan data serta memperkuat sistem informasi teknologi. Hal itu disampaikan lantaran ada dugaan data 2,3 juta data warga Indonesia dari sistem KPU yang diretas.

“KPU sebagai penyelenggara pemilu harus menjaga keamanan data dan juga menjadikan pelajaran untuk lebih memperkuat sistem keamanan IT. Ini sangat berkaitan erat dalam menjaga trust dan kredibilitas di masyarakat,” kata Mardani dalam siaran pers, Sabtu (23/5).

Mardani menekankan perlunya audit sistem keamanan data dan sistem informasi teknologi KPU agar tidak terulang kejadian yang sama.

“Saya usulkan perlu di audit seluruhnya oleh konsultan independent, jadi bahan masukan untuk perbaikan kedepannya,” ujar Mardani.

Baca juga:  2,3 Juta Data Penduduk Bocor, KPU: Itu Data Terbuka

Mardani menyebut, kalau benar terjadi peretasan, kejadian tersebut menjadi pelajaran kepada pemerintah agar sistem keamanan data nasional ditinjau ulang. Harus jadi momentum meninjau keamanan data kependudukan nasional, saya mengusulkan program KTP-el yang saat ini sifatnya tersentral.

"Sekaligus di tinjau ulang keamanan data dan sistem IT nya agar tidak mendatangkan bencana nasional,” tutup Mardani.(OL-5)

BERITA TERKAIT