23 May 2020, 10:01 WIB

ASN Diduga Memasukkan Dua Anaknya Sebagai Penerima BST


Alexander P Taum | Nusantara

SEORANG ASN di Kelurahan Lewoleba diduga memasukkan dua anaknya yang masih di bawah umur sebagai penerima bantuan sosial tunai (BST). Padahal kedua anak itu belum memiliki kartu keluarga dan masih bersama orangtuanya. Kedua anak di bawah umur itu masing-masing terdata sebagai kepala keluarga penerima BST.

Yeni Maria Fatima, Ketua RT.30/RW 10, Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan kecewa dengan data penerima BST yang dikeluarkan pihak kelurahan setempat. Ia mengaku tidak pernah memasukkan kedua anak di bawah umur itu sebagai penerima BST.

Ketua RT 30 itu telah mengusulkan 27 KK yang perlu mendapatkan BST. Namun dari 27 KK hanya 8 nama yang diakomodir. Dan dua di antaranya adalah dua anak ASN yang bekerja di Kelurahan Lewoleba Barat.

"Saya harus omong karena nanti orang tuding  RT kami yang memasukkan nama ke kelurahan.Ada NIK dengan tahun kelahiran 2003 (17 tahun) dan tahun  2005 (15 tahun). Masing-masing masih bergabung dalam kartu keluarga ibunya. Tetapi mereka terdata sebagai penerima BST. Masih banyak orang yang pantas untuk dibantu di RT kami," kata Yeni, Jumat (22/5).

Menanggapi hal itu Lurah Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Petrus Yohanes Layir mengaku baru tahu kalau ada dua anak di bawah umur jadi penerima BST di Kelurahannya. Ia marah karena anak stafnya sendiri yang dimasukkan sebagai penerima BST. Menurutnya sudah banyak daftar nama yang ia keluarkan dari penerima BST, namun masih ada yang kecolongan.

Baca juga: Papua Barat Inginkan Karantina Terpusat

"Saya sudah prediksi data ini akan bermasalah.Sebab waktu yang singkat kami diminta dinas sosial untuk segera masukan nama penerima BST untuk diusulkan ke Kemensos," ujarnya.

Ia berjanji akan membatalkan pencairan BST di Kelurahan Lewoleba Barat dan menyeleksi lagi daftar penerima BST agar tidak salah sasaran. Ia juga akan memanggik stafnya untuk mengklarifikasi kedua anaknya masuk sebagai penerima BST. (OL-3)

BERITA TERKAIT