23 May 2020, 07:30 WIB

F1 Sepakat Batasi Pengeluaran Jadi US$145 juta


Antara | Olahraga

TIM-tim formula 1 bersepakat untuk membatasi pengeluaran musim depan menjadi 145 juta dolar AS. Cabang olahraga ini sedang berusaha mengatasi kejatuhan finansial akibat pandemi virus korona. Kesepakatan itu disetujui oleh 10 tim

Mengingat, musim 2020 belum juga bisa mulai. Sementara 10 dari 22 jadwal balapan sudah dibatalkan atau ditunda.

Anggaran belanja yang diturunkan itu untuk diterapka  pada 2021. Penurunannya mencapai 30 juta dolar AS menjadi 145 juta dolar AS. Angka itu akan dikurangi lagi menjadi 140 juta dolar AS pada 2022 dan 135 juta dolar AS pada periode 2023-2025. Langkah-langkah lainnya juga telah disepakati tim-tim F1, termasuk sistem kendala penelitian dan pengembangan.

Namun, kesepakatan anggaran itu masih memerlukan persetujuan resmi badan pengelola motorsport dunia FIA pekan depan.

Awalnya batas anggaran belanja 175 juta dolar AS sudah disetujui untuk diterapkan tahun depan demi menggairahkan lagi kompetisi ini. Tapi, hal itu sebelum Formula 1 dihentikan oleh pandemi global.

Baca juga:  Formula 1 Minta Inggris Beri Pengecualian Karantina

Belum lama, Direktur Pelaksana F1 Ross Brawn sudah mengingatkan terjadinya tragedi tim-tim gulung tikar.

"Itu sudah jelas sekali, berdasarkan pembicaraan dengan manajemen seluruh tim. Pesannya jelas. Kami harus memangkas biaya dan mesti mengurangi batas biaya. Jika kami kehilangan sejumlah tim pada periode ini maka akan menjadi tragedi," ujar Ross Brawn.(OL-5)

BERITA TERKAIT