23 May 2020, 06:31 WIB

DMI Imbau Jangan Ikuti Hawa Nafsu, Tetap Salat Ied di Rumah


Putri Anisa Yuliani | Humaniora

KETUA Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta Ma'mun Al Ayyubi mengimbau agar warga Jakarta tidak melakukan shalat Ied berjamaah di masjid maupun di tanah lapang. Hal ini ditujukan untuk menghindari kerumunan warga yang bisa menjadi potensi penularan virus korona. Warga pun diimbau untuk tidak mengikuti nafsu dan ego untuk menjalankan ibadah shalat Ied berjamaah. Hal tersebut justru berbahaya dilakukan di tengah pandemi covid-19.

"Harapan kita semua adalah ini dapat dipatuhi oleh kita semua. Saya mengajak semua DKM musala, masjid, khatib mari menahan diri, ibadah pun tidak boleh dibarengi dengan hawa nafsu. Ibadah di rumah pun sah hukumnya," kata Ma'mun, Jumat (22/5).

Ma'mun mengungkapkan melakukan salat Ied di rumah bersama keluarga pun saat ini sama dengan berjihad. Sebab, melalui mengerjakan salat Ied di rumah, masyarakat sudah ikut berpartisipasi melindungi diri sendiri dan orang lain dari paparan virus korona.

"Insya Allah niat shalat kita di rumah adalah niat jihad untuk memberikan keselamatan bagi kita dan lingkungan kita. Mematuhi hukum pemimpin adalah wajib. Pemimpn kita perduli dengan kita, ini sesuai garis yang diturunkan oleh Nabi Muhammad SAW," pungkasnya.

baca juga: H-2 Lebaran, Mensos Masih di Daerah Cek Realisasi BST Pekalongan

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar warga tetap berada di rumah selama libur lebaran. Ia khawatir, silaturahmi secara langsung akan menjadi petaka karena siapa saja bisa menjadi pembawa virus korona. Terlebih saat ini cukup banyak warga yang tidak memiliki gejala.(OL-3)
 

BERITA TERKAIT