23 May 2020, 00:55 WIB

Petugas Medis di Intan Jaya Diserang KKB, Satu Tewas Satu Kritis


Marcelinus Kelen | Nusantara

DUA petugas medis Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Intan Jaya, Papua diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Wandai. Akibatnya, satu orang tewas dan seorang lainnya mengalami luka.

Korban tewas bernama Eunico Somou. Sedangkan rekannya, Almalek Bagau saat ini dalam kondisi kritis.

Kapolres Intan Jaya, AKB Yuli Karre Pongbala, Jumat (22/5) malam, membenarkan peristiwa penganiayaan dan penembakan tersebut. "Namun kita belum bisa memberikan keterangan yang lebih lengkap. Karena kami susah ke TKP yang sangat jauh," ungkapnya.

Dijelaskannya dari 8 distrik yang ada di Intan Jaya, baru 3 distrik yang ditempati aparat keamanan, termasuk anggota kepolisian yaitu Hitadipa, Homeo, dan Sugapa. Sedangkan 5 distrik linnya yakni Tomasiga, Agisiga, Ugimba, Wandai dan Iyandoga belum ada pos keamanan dan anggota kepolisian.

Informasi soal penembakan terhadap dua petugas medis ini didapat dari Pastoran Bilai. "Kedua petugas ini ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Intan Jaya sebagai Tim Gugus Tugas Covid-19 disana. Nanti bisa langsung konfirmasi ke Bapak Bupati," ungkapnya.

"Saat ini kami dapat informasi satu korban meninggal. Satu korban lainnya masih di Pastoran dan kondisinya kritis. Tapi kita belum tahu pasti, apakah mereka ditembak atau dilukai. Kami belum pastikan itu karena kita belum melihat langsung," imbuhnya.

Secara terpisah Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni juga membenarkan informasi tentang kejadian yang menimpa dua petugas tersebut. Diduga penganiayaan dan penembakan terhadap dua petugas medis ini terjadi pada Jumat (22/5) sore.

"Informasinya baru saya terima. Akan tetapi kami belum pastikan ini pelaku dari pihak mana begitu. Namun diduga dari pihak KKB. Korban adalah petugas kesehatan untuk Distrik Wandai," terangnya.

Tabuni menambahkan akan mengirim tim ke Distrik Wandai secepatnya setelaha melakukan koordinasi dengan Kapolres dan Dandim.(R-1)

BERITA TERKAIT